JOGJA - Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencanangkan tiga proyek strategis pembangunan jembatan dan jalan tahun 2025.
Selain itu, program rehabilitasi dan rekontruksi jalan terus dilakukan walaupun terdapat ratusan miliar anggaran yang masih terblokir.
"Proyek Strategis tahun ini yakni pembangunan Jembatan Pandansimo, Jalan Baru Kretek-Girijati dan pembangunan Jalan Prambanan-Gayamharjo," ujar Kepala Satker PJN DIY Tisara Sita saat dikonfirmasi, Jumat (4/4/2025).
Sejalan dengan itu, pihaknya juga melakukan perbaikan pada seluruh ruas jalan nasional di wilayah Satker PJN DIY tahun ini. Total Panjang jalan nasional di Provinsi DIY adalah 307,24 km.
"Terdiri atas 40 ruas jalan, dimana 38 ruas dengan panjang total 273,18 km ditangani Satker PJN DIY," tuturnya.
Sisanya yakni dua ruas sepanjang 34,06 Km ditangani oleh Satker SKPD-TP Dinas PUP-ESDM DIY.
Perbaikan yang dilakukan di antaranya pemeliharaan rutin kondisi dan holding.
Pekerjaan yang dilakukan sampai bulan Desember 2025 mayoritas untuk menjaga dan meningkatkan kondisi jalan.
"Terdapat juga pekerjaan rehabilitasi jalan dan jembatan nasional dan pelebaran jalan namun masih terdapat blokir anggaran," terangnya.
Berdasarkan perhitungannya, total anggaran rehabilitasi dan rekontruksi ruas jalan nasional di wilayah DIY untuk perbaikan jalan sebesar 148,3 Miliar.
Namun terdapat blokir anggaran sebesar 131,6 Miliar.
"Anggaran yang dapat digunakan saat ini untuk penanganan jalan nasional hanya sebesar 16,7 Miliar," tandasnya.
Kegiatan pemeliharaan rutin telah dilaksanakan mulai bulan Januari, awal tahun ini seperti penambalan lubang.
Selanjutnya kegiatan penanganan holding atau pengerasan aspal satu lapis mulai dilaksanakan bulan Maret 2025.
"Untuk kegiatan preservasi rehabilitasi dan pelebaran jalan saat ini anggarannya masih diblokir sehingga mulai pekerjaan menunggu arahan selanjutnya," bebernya. (oso)
Editor : Meitika Candra Lantiva