RADAR JOGJA - Manchester United telah mengumumkan rencana untuk mengurangi hingga 200 staf lagi sebagai bagian dari langkah pemangkasan biaya yang sedang mereka lakukan.
Manchester United mengumumkan gelombang pertama pemutusan hubungan kerja mereka musim lalu dengan sekitar 250 karyawan keluar pada musim panas. Pemangkasan terbaru yang diumumkan hanya beberapa hari setelah peringatan satu tahun kedatangan Sir Jim Ratcliffe sebagai pemilik bersama, dimana akan menjadi tambahan dari pemangkasan tersebut dan akan berdampak pada 150 hingga 200 staf klub.
“Kami memiliki tanggung jawab untuk menempatkan Manchester United di posisi terkuat untuk menang di seluruh tim pria, wanita dan akademi kami,” kata CEO Omar Berrada dalam sebuah pernyataan yang dirilis.
“Kami memulai serangkaian tindakan yang luas yang akan mengubah dan memperbarui klub," imbuhnya.
“Sayangnya, ini berarti mengumumkan potensi pemutusan hubungan kerja lebih lanjut dan kami sangat menyesalkan dampaknya terhadap rekan-rekan yang terkena dampak. Namun, pilihan sulit ini diperlukan untuk mengembalikan klub ke pijakan finansial yang stabil,” jelasnya.
Dikabarkan para staf akan mengetahui apakah mereka terpengaruh oleh pemangkasan tersebut antara bulan April dan Juni.
Manchester United telah mengumumkan kerugian lebih dari 300 juta pounds (sekitara 6 triliun rupiah) selama tiga tahun terakhir.
Pekan lalu, klub mengeluarkan hasil keuangan terbaru mereka yang menunjukkan pendapatan turun menjadi 198,7 juta pounds untuk tiga bulan terakhir tahun 2024, turun dari 225,8 juta pounds untuk periode yang sama setahun sebelumnya.
“Kami telah merugi selama lima tahun berturut-turut,” tambah Berrada.
“Hal ini tidak bisa terus berlanjut. Dua prioritas utama kami sebagai sebuah klub adalah memberikan kesuksesan di atas lapangan untuk para penggemar dan meningkatkan fasilitas kami. Kami tidak dapat berinvestasi untuk tujuan-tujuan ini jika kami terus menerus merugi,” tegasnya.
Selain pemangkasan lebih lanjut, Manchester United berencana untuk memindahkan beberapa staf dari kantor di Old Trafford ke tempat latihan mereka di Carrington. Juga akan ada “pengurangan kehadiran” di kantor mereka di Mayfair, London.
Dalam pertemuan staf pada hari Senin, para staf juga diberitahu bahwa makan siang gratis di Old Trafford akan segera berakhir. ESPN menyebut bahwa para bos berharap langkah tersebut dapat menghemat lebih dari 1 juta pounds setiap tahunnya.
Klub akan memfokuskan donasi amal pada Manchester United Foundation (MUF) dan Asosiasi Suporter Penyandang Cacat Manchester United, dengan pembicaraan yang sedang berlangsung dengan MUF mengenai nilai kontribusi.
Editor : Bahana.