Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menilik Dapur Mitra Badan Gizi Nasional di Sleman yang Mampu Penuhi Lebih dari 2.000 Porsi MBG

Iwan Nurwanto • Senin, 24 Februari 2025 | 22:44 WIB

 

SIGAP: Suasana dapur Sari Dewi Catering yang ditunjuk sebagai mitra MBG oleh BGN. Nampak belasan pekerja sibuk menyiapkan menu untuk anak sekolah pada Senin (24/2/2025).
SIGAP: Suasana dapur Sari Dewi Catering yang ditunjuk sebagai mitra MBG oleh BGN. Nampak belasan pekerja sibuk menyiapkan menu untuk anak sekolah pada Senin (24/2/2025).

SLEMAN - Sari Dewi Catering yang beralamat di Jalan Magelang Km.10, Tridadi, Sleman ditunjuk sebagai salah satu mitra dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyedia jasa boga itu diketahui mampu memproduksi hingga ribuan porsi makanan per hari.

Suasana sibuk nampak di dapur Catering Sari Dewi pada Senin (24/2/2025). Belasan pekerja terlihat sibuk memasukkan beberapa jenis makanan dalam sebuah nampan besi. Penyajiannya juga cukup lengkap karena terdiri dari nasi kuning, tahu, ayam crispy, buah, serta sayur buncis.

Setelah selesai ditata dan ditutup, makanan yang berada dalam wadah itu kemudian dikumpulkan dalam sebuah wadah plastik besar lalu dimasukkan dalam truk. Armada kendaraan besar itu kemudian mengirimkan menu makanan itu untuk program MBG pada beberapa sekolah.

Pemilik Sari Dewi Catering Sri Wahyuni Dewi mengatakan, pihaknya memang digandeng oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai mitra penyedia menu makanan. Pada hari itu, usaha catering miliknya menyediakan 2.646 porsi MBG bagi jenjang sekolah TK hingga SMP di wilayah Tridadi.

Dewi menyatakan, sebagai mitra pemerintah dalam program MBG pihaknya memang mengedepankan aspek higienitas. Termasuk menjalani berbagai tahap pelatihan dan pemeriksaan. Mulai dari pengecekan kualitas bahan makanan, kualitas air, kondisi lingkungan sekitar dapur, hingga kesiapan personil.

“Insyaallah kami berusaha semaksimal mungkin untuk membantu program pemerintah ini,” ujar Dewi saat ditemui, Senin (24/2/2025).

Sementara segi untung rugi sebagai mitra penyedia menu program MBG. Dewi mengaku usaha cateringnya tetap mendapat keuntungan. Meski budget yang disediakan oleh pemerintah pusat melalui BGN cukup terbatas.

Adapun budget untuk menu anak jenjang sekolah TK hingga siswa SD (kelas 1-3) diberi anggaran oleh BGN sebesar Rp. 8.000 per porsi. Sementara untuk menu makanan untuk siswa SD (kelas 4-6) hingga SMA anggaran yang disiapkan Rp. 10 ribu. Anggaran itu diluar operasional pengantaran.

“Dengan budget segitu sebenarnya sudah menutup, dalam artian kami tidak sampai tombok,” terang Dewi.

Dewi yang juga Ketua Perhimpunan Pengusaha Jasa Boga Indonesia (PPJI) DIY ini berharap, agar BGN bisa lebih banyak menggandeng anggotanya dalam MBG. Sebab, antusias pengusaha jasa boga yang tergabung dalam organisasi tersebut cukup tinggi untuk mensukseskan program pemerintah.

Walaupun diakuinya, memang ada sebagian besar anggota PPJI DIY yang belum berkenan karena kendala dapur yang belum sesuai dengan standar BGN. Namun masalah tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan saling kerjasama antara anggota.

“Kami sangat berharap BGN bisa menggandeng teman-teman kami di bawah organisasi PPJI. Karena antusiasnya tinggi sekali,” terang Dewi. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Makan Bergizi Gratis #Makan Bergizi Gratis atau MBG #Kabupaten Sleman #makan bergizi