Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Optimalkan Potensi Desa Maritim Ngestirejo, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat lewat Unit Usaha Kosmetik dari Rumput Laut

Kusno S Utomo • Sabtu, 14 Desember 2024 | 14:15 WIB

PROSPEKTIF: BUMDesa Jala Arta Ngestirejo yang memiliki usaha kosmetik dari rumput laut. Foto kanan, proses pembuatan kosmetik yang telah terdaftar di BPOM dan aman digunakan.
PROSPEKTIF: BUMDesa Jala Arta Ngestirejo yang memiliki usaha kosmetik dari rumput laut. Foto kanan, proses pembuatan kosmetik yang telah terdaftar di BPOM dan aman digunakan.
 

JOGJA - Potensi desa maritim harus terus digali. Kemudian dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat kawasan selatan. Salah satunya seperti Kalurahan Ngestirejo, Tanjungsari, Gununngkidul, yang telah ditetapkan sebagai desa maritim.

Setelah menyandang status itu, Desa Maritim Ngestirejo bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY mengembangkan potensi sumber daya alam hasil laut. Kerja sama itu kemudian direalisasikan melalui BUMDesa Jala Arta Ngestirejo yang membentuk unit usaha kosmetik dari rumput laut. Namanya Jalarta Kosmetik.

“Kosmetik dari rumput laut merupakan loncatan inovasi dari Kalurahan Ngestirejo. Harapannya bisa berkembang dan menyerap banyak tenaga kerja,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Tri Saktiyana pada Kamis (12/12/2024).

Menurut dia, desa maritim mendapatkan dukungan anggaran dari bantuan keuangan khusus (BKK) dana keistimewaan. Ini juga diterima Kalurahan Ngestirejo maupun kalurahan lain  di sepanjang pantai selatan dari Gunungkidul, Bantul, hingga Kulon Progo. Ada 34 kalurahan di pesisir yang ditetapkan sebagai desa maritim.

“Kami siap melakukan pendampingan dan pembinaan kepada desa-desa maritim se-DIY,” jelas Tri Sakti, sapaan akrabnya.

Lurah Ngestirejo Wahyu Suhendri  mengatakan, melimpahnya rumput laut di perairan  Gunungkidul menggungah minat memanfaatkannya menjadi produk bernilai tinggi. Produk kosmetik dipilih karena tingginya penggunaan skincare akhir-akhir ini.

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan banyak skincare dengan kandungan bahan berbahaya untuk kulit. Sedangkan jenis rumput laut yang digunakan untuk kosmetika dari eucheuma spinosum atau alga merah dan sargassum sp  alias alga coklat.

“Kedua rumput laut tersebut diolah dengan cara ekstraksi. Hasilnya dijadikan bahan campuran dalam membuat kosmetik,” terangnya.

Produk Jalarta Kosmetik memiliki merk “Inasea”. Ini maknanya produk kosmetik dari hasil kekayan laut Indonesia. Ada empat produk terdaftar di BPOM. Antara lain Day Cream, Hand and Body Lotion, Lulur Aloevera dan Gel Aloevera.

“Itu sebagai bukti produk tidak mengandung bahan berbahaya dan aman digunakan,” kata Wahyu.

Salah satu produk utama Inasea Day Cream mengandung ekstrak rumput laut, minyak jojoba dan ekstrak aloevera. Kemudian minyak biji bunga matahari serta ekstrak daun pegagan yang dapat membantu melembabkan, mencerahkan, menghaluskan, melembutkan dan meregenerasi sel kulit.

Ada dua variasi kemasan dengan pot cream pemium seberat 20 dan 30 gram. Produk Inasea Hand Body Lotion juga mengandung bahan aktif alami ekstrak rumput laut. Berkhasiat menutrisi dalam merawat kulit.

 Produk perawatan tubuh lainnya seperti Inasea Lulur Aloevera tidak kalah bermanfaat sebagai produk skincare. Sebab mengandung bahan aktif utama dari ekstrak lidah buaya murni.

Ke depan, Jalarta Kosmetik akan mengolah bahan alam  membuat produk-produk sediaan kosmetika. Harapannya dapat terus berinovasi. Mendukung produk dalam negeri yang tidak kalah kualitasnya dengan produk-produk impor. (kus)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#dinas kelautan dan perikanan #kesejahteraan #Selatan #potensi #Kulon Progo #Unit Usaha #kosmetik #Gunungkidul #inovasi #laut #kawasan #Tanjungsari #BUMDesa #Bantuan Keuangan Khusus #Jalarta Kosmetik #DIY #Balai Pengawasan Obat dan Makanan #Kalurahan Ngestirejo #Sumber Daya Alam #alga #skincare #kulit #masyarakat #kosmetika #rumput laut #BPOM #Desa Maritim