RADAR JOGJA - Polisi masih memeriksa tiga perempuan dan seorang pria penjaga rumah yang diamankan dari sebuah rumah kosong di Jalan Sememi Jaya I, Benowo, Surabaya.
"Tiga orang wanita masih (diperiksa) didalami di Polsek dan juga seorang pria penjaga rumah," ujar Kapolsek Benowo Kompol Didik Sulistyo kepada Radar Surabaya, Jumat (15/11/2024).
Penemuan 12 perempuan dewasa di rumah tersebut bermula dari laporan voice note yang masuk ke layanan darurat 112 dan 110.
Baca Juga: Terkuak, Mayat Pria yang Ditemukan di Pekarangan Kosong Ringroad Utara Sleman Merupakan Korban Tabrak Lari, Begini Korologi Kejadiannya!
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari kepolisian, Kecamatan Benowo, dan Satpol PP langsung menuju lokasi.
Namun, rumah yang disebutkan dalam laporan awal ternyata bukan lokasi yang tepat.
Setelah koordinasi dengan pelapor melalui telepon, tim akhirnya menemukan rumah yang dimaksud.
Saat pintu didobrak, belasan perempuan ditemukan tersebar di beberapa kamar, dengan jumlah 4-5 orang per kamar.
"Itu saat didobrak mereka ada di beberapa kamar. Ada yang satu kamar empat orang lima orang," jelas Didik.
Diduga, mereka dijanjikan pekerjaan sebagai ladies companion (LC) atau pemandu lagu dengan bayaran Rp 700 ribu untuk tiga jam kerja.
Baca Juga: Penelitian Temukan Lebih dari Setengah Rumah di Indonesia Memiliki Dinding yang Terpapar Timbal dari Cat, Kenali Bahayanya!
Namun, hingga saat ditemukan, mereka belum bekerja dan aktivitas mereka diduga dibatasi.
Kapolsek menambahkan, bila ditemukan indikasi tindak pidana, kasus ini akan dilimpahkan ke Unit PPA Polrestabes Surabaya.
"Kalau ada indikasi pidana nanti saya koordinasi dengan PPA Polrestabes Surabaya. Nanti kalau engga ada pidananya kena tipiring," tegasnya.
Baca Juga: Portugal 5-1 Polandia, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Bicycle Kick, Roberto Martinez Akui Babak Kedua Merupakan Permainan Terbaik Yang Pernah Dia Lihat
Sebelumnya, tindakan evakuasi ini bermula dari laporan salah satu perempuan yang merasa tidak nyaman dengan situasi di rumah tersebut.
Camat Benowo, Denny Christupel Tupamahu, mengungkapkan bahwa laporan awal diterima oleh Command Center (CC) 112 Surabaya pada pukul 09.48 WIB.
Pelapor mengaku dijanjikan pekerjaan sebagai pemandu lagu, tetapi kenyataannya ia tinggal di rumah kosong tersebut dengan aktivitas yang dibatasi.
Baca Juga: Pemain Kosovo Memilih Meninggalkan Lapangan Dalam Pertandingan Kontra Rumania di Uefa Nations League
Setelah mengikuti arahan dari pelapor, tim gabungan akhirnya menemukan lokasi yang benar.
"Pelapor sempat kebingungan dengan lokasi tepatnya, sehingga kami harus berkoordinasi secara intensif untuk menemukan titik yang benar," ungkap Denny.
Editor : Winda Atika Ira Puspita