RADAR JOGJA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi mengangkat Wamildan Tsani Panjaitan sebagai Direktur Utama baru menggantikan Irfan Setiaputra.
Penunjukan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Dalam pernyataannya, Wamildan memaparkan tiga langkah strategis utama untuk memperkuat posisi bisnis maskapai pelat merah ini di tengah tantangan industri penerbangan.
Catatan keuangan Garuda menunjukkan kerugian sebesar 131 juta dolar AS pada kuartal III 2024, meningkat 81,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan memperketat pengeluaran dan memaksimalkan sumber pendapatan, Wamildan berharap dapat mengurangi beban kerugian tersebut.
Langkah terakhir adalah melakukan ekspansi bisnis yang mencakup penambahan kapasitas pesawat untuk membuka rute-rute baru, baik domestik maupun internasional.
Baca Juga: Driver Ojol Alami 10 Luka Tusuk Akibat Dibegal Penumpangnya di Bandung Barat
Wamildan telah menargetkan penambahan armada yang signifikan pada 2025 dan optimis ini akan mendukung Garuda dalam memperluas jaringan penerbangan sekaligus meningkatkan daya saingnya.
Untuk merealisasikan rencana-rencana ini, Wamildan menegaskan pentingnya koordinasi intensif dengan pemerintah, terutama melalui Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Keuangan.
Dukungan penuh dari para pemangku kepentingan, menurutnya, akan menjadi kunci dalam mempercepat transformasi Garuda Indonesia menuju kondisi yang lebih stabil dan berdaya saing.
Editor : Winda Atika Ira Puspita