Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sepak Terjang Anindya Bakrie: Pemimpin Visioner di Balik Ekspansi Bisnis dan Kolaborasi Global Bakrie Group

Izzatul Akmal Fikri • Senin, 11 November 2024 | 22:26 WIB

Anindya Bakrie, seorang pengusaha inovatif yang berperan aktif dalam kerja sama ekonomi Indonesia-China di berbagai sektor.
Anindya Bakrie, seorang pengusaha inovatif yang berperan aktif dalam kerja sama ekonomi Indonesia-China di berbagai sektor.

 
RADAR JOGJA - Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Forum Bisnis Indonesia-China di Beijing.

Anindya berupaya membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan China, terutama dalam dua sektor utama yang menjadi fokus kerja sama.

Di antaranya mendukung program pembangunan 3 juta rumah murah per tahun yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo.

Serta menjajaki peluang dengan sektor perikanan China guna mendongkrak ekspor produk nelayan Indonesia.

Sebagai tokoh bisnis nasional, Anindya Bakrie bukan hanya mendalami sektor ekonomi nasional tetapi juga memiliki latar belakang pendidikan internasional yang solid di berbagai bidang.

Seperti teknologi, media, telekomunikasi, dan energi terbarukan.

Lahir di Jakarta pada 10 November 1974, ia adalah putra dari pengusaha Aburizal Bakrie dan cucu dari Achmad Bakrie, pendiri Bakrie Group yang merupakan salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia.

Saat ini, Anindya menduduki posisi Direktur Utama Bakrie Group dan CEO Visi Media Asia (VIVA) Group, mengawasi perusahaan dengan kapitalisasi pasar sekitar US $ 15 miliar.

Di bawah arahannya, Bakrie Group menjalani diversifikasi bisnis, termasuk transisi ke sektor energi baru dan terbarukan.

Salah satu terobosannya adalah mendirikan PT VKTR Teknologi Mobilitas, perusahaan di bidang mobil listrik, yang bekerja sama dengan produsen kendaraan listrik asal China, BYD Automobile.

Kolaborasi ini telah menghasilkan suplai 52 bus listrik untuk Pemda Jakarta sebagai bagian dari dukungan terhadap transportasi berkelanjutan.

Pendidikan dasar Anindya dimulai di Sekolah Dasar Triguna dan Pangudi Luhur Jakarta, lalu Phillips Academy di Massachusetts, AS.

Ia meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari Northwestern University pada 1996 dan menyelesaikan pendidikan Master di Stanford Graduate School of Business pada 2001.

Pendidikan internasional ini memperkaya wawasan dan koneksi global yang ia manfaatkan untuk mengembangkan bisnis keluarga serta menciptakan program beasiswa melalui Bakrie Center Foundation.

Setelah lulus dari Northwestern, Anindya memulai karier di Salomon Brothers, Wall Street, New York sebagai banker investasi.

Pada 1997, di tengah krisis ekonomi 1998, ia kembali ke Indonesia atas permintaan ayahnya.

Setelah menyelesaikan studi di Stanford, Anindya bergabung dengan Bakrie & Brothers sebagai Deputy to Chief Operating Officer dan Managing Director.

Di sektor media, Anindya berhasil menata ulang perusahaan TV Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) dengan strategi restrukturisasi yang inovatif.

Pada 2007, ia mengakuisisi Lativi yang kemudian diubah menjadi TV One, dengan fokus pada berita dan pemirsa kelas menengah.

Bersama Erick Thohir, Anindya mendirikan Visi Media Asia (VIVA) pada 2011, yang kini menaungi TV One, ANTV, dan portal berita VIVA.co.id.

Pada 2023, Anindya membawa PT VKTR Teknologi Mobilitas melantai di Bursa Efek Indonesia melalui IPO, meraih dana sebesar 875 miliar rupiah.

Perusahaan ini kini memasok bus listrik untuk transportasi umum Jakarta, dengan kontribusi pengurangan emisi karbon setara penanaman 250 ribu pohon per tahun.

Anindya juga dikenal sebagai pemilik saham mayoritas klub sepak bola Inggris, Oxford United, bersama Erick Thohir.

Mereka resmi memiliki 51 persen saham Oxford United pada 27 September 2022, bersama investor lain dari Thailand dan Vietnam.

Melalui Bakrie Center Foundation, ia aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan, memberikan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia belajar di universitas terkemuka luar negeri.

Inisiatif terbaru Anindya melibatkan kerjasama antara Ibu Kota Nusantara dan Stanford Doerr School of Sustainability untuk mendukung pembangunan kota berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai Komisaris Utama VKTR Teknologi Mobilitas, ia fokus pada pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Tanah Air, sejalan dengan komitmennya untuk memajukan pendidikan melalui Bakrie Center Foundation yang menyediakan beasiswa ke universitas top dunia.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#forum bisnis #presiden prabowo subianto #beijing #Anindya Bakrie #Kadin Indonesia #Bakrie Group #indonesia-china