Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buntut Kasus Penemuan Tujuh Mayat di Kali Bekasi Salah Satu Pihak Keluarga akan Tuntut Pihak Kepolisian

Meitika Candra Lantiva • Senin, 30 September 2024 | 19:35 WIB
Ilustrasi jasad mengambang di sungai.
Ilustrasi jasad mengambang di sungai.

RADAR JOGJA - Peristiwa penemuan tujuh mayat di Sungai Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi pada Minggu, 22 September 2024 lalu, berbuntut panjang.

Pihak Propam telah memanggil 9 polisi untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut terkait standar operasional pekerjaan dalam melakukan tugas kepolisian.

Namun salah satu orang tua korban inisisal VST, Maulana Taruna akan melaporkan dan menuntut pihak kepolisian atas kematian mendiang putranya.

Pihak keluarga mengatakan ada hal-hal yang tidak wajar.

Pihak keluarga menyatakan telah menyiapkan beberapa bukti dan saksi yang akan diajukan, ada dugaan kesalahan polisi saat akan membubarkan remaja yang hendak tawauran.

Pihak kepolisian dianggap banyak menutupi fakta-fakta.

Maulana Taruna ayah VST menyampaikan telah mendapat keterangan saksi di area kejadian bahwa beberapa anak dengan lirih meminta tolong saat akan tenggelam di sungai.

Saksi menyampaikan pihak kepolisian tidak melakukan pertolongan, melainkan hanya menyenter dan diam saat malam kejadian.

Tuntutan ini disampaikan orangtua VST kepada polisi pada tanggal 28 september 2024.

Maulana Taruna menyampaikan, hanya beberapa anak yang diselamatkan oleh pihak keamanan kompleks perumahan Pondok Gede permai Jatiasi Bekasi.


Pihak keluarga sangat menyayangkan mengapa ketika para korban memutuskan untuk loncat ke kali pihak kepolisian tidak langsung memberi pertolongan pertama agar tidak ada korban jiwa.

Baca Juga: ASN di Kebumen Diminta Jangan Golput tapi Harus Netral selama Pilkada 2024
Teror demi teror dari pihak oknum kepolisian berdatangan membuat dugaan semakin kuat bahwa
ada banyak hal yang tidak di buka ke publik.

Teror ini berbentuk panggilan telepon, setelah kejadian teror ini pihak keluarga merasa takut untuk menggali informasi terkait kematian yang menimpa pihak keluarga mereka.

Meski ada banyak teror, Maulana Taruna ayah VST akan tetap menuntut pihak kepolisian, Pihak keluarga sedang mengumpulkan saksi dan bukti. (Riko Alamsyah)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kepolisian #jatiasih #buntut #keluarga #teror #korban #kota bekasi #Tidak Wajar #Penemuan Tujuh Mayat di Kali Bekasi #kasus