RADAR JOGJA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar sidang kabinet terakhirnya di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Jumat, 13 September 2024. Sidang ini merupakan kelanjutan dari sidang kabinet paripurna pertama yang dilakukan pada 12 Agustus 2024.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Yusuf Permana menyampaikan, sidang kabinet kali ini dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Garuda pada pukul 09.00 WITA.
Hadir dalam sidang tersebut Wakil Presiden Ma'ruf Amin serta seluruh menteri kabinet kerja periode ini.
Dalam sidang kabinet paripurna terakhir ini, Presiden Jokowi menyampaikan tiga poin penting:
1. Penyelesaian Program Kerja Utama
Presiden menginstruksikan kepada seluruh menteri untuk segera menyelesaikan program kerja utama yang telah dimulai, termasuk terkait serapan anggaran, administrasi pertanggungjawaban, dan berbagai kendala lain yang masih dihadapi.
2. Dukungan Terhadap Transisi Pemerintahan
Jokowi meminta agar seluruh jajaran kabinet mendukung program presiden terpilih dan memastikan transisi pemerintahan berjalan efektif.
Tujuannya adalah agar setelah pelantikan presiden dan wakil presiden baru, proses pemerintahan dapat langsung berjalan dengan lancar.
3. Menjaga Stabilitas Negara
Presiden menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif. Stabilitas ini penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, serta memastikan keamanan dan ketertiban.
Ia juga meminta agar tidak ada kebijakan ekstrem yang dapat merugikan masyarakat luas.
Selain ketiga hal tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan permintaan maafnya jika selama 10 tahun masa jabatannya ada hal-hal yang kurang berkenan atau belum maksimal.
Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin akan berakhir pada 20 Oktober 2024.
Selanjutnya, mereka akan digantikan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. (Eka Tri Ayu Wulandari)