Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Petani Cabai Pesisir Kulon Progo Keluhkan Fenomena Busuk Batang, Kerusakan Akibatkan Lebih dari 50 Persen Batang Gagal Tumbuh

Anom Bagaskoro • Kamis, 12 September 2024 | 02:27 WIB

 

BUSUK: Petani Karangsewu, Galur, Kulon Progo Riyono saat menunjukkan akar cabai yang sudah mengalami pembusukan sehingga pertumbuhan tidak optimal Rabu (11/9/2024).
BUSUK: Petani Karangsewu, Galur, Kulon Progo Riyono saat menunjukkan akar cabai yang sudah mengalami pembusukan sehingga pertumbuhan tidak optimal Rabu (11/9/2024).
 

KULON PROGO - Petani cabai di pesisir selatan Kulon Progo mengalami kerusakan tanaman akibat fenomena busuk akar. Bagian batang yang membusuk membuat tanaman rubuh dan pertumbuhan tanaman yang baru berusia 25 hari tak optimal.

Kondisi ini pun menyerang lebih dari 50 persen tanaman cabai yang ditanam. "Dua ribu batang yang ditanam, yang rusak 1.200 batang,” keluh Riyono petani cabai asal Kalurahan Karangsewu, Galur Rabu (11/9/2024).

Menurutnya, membusuknya batang cabai terjadi secara tiba-tiba. Karena curah hujan yang deras beberapa hari terakhir. Bahkan jika ini terus berlanjut, membuat tanaman berpotensi mati. "Bagian pangkal batangnya, membusuk, mengering lalu mati," tegasnya.

Kerusakan akibat fenomena busuk batang tak hanya dialami Riyono. Petani lain di sekitar Kapanewon Galur, juga terdampak fenomena itu. Bahkan dengan luasan lahan dan jumlah tanaman yang lebih banyak.

Tak kurang akal, berbagai upaya telah dilakukan Riyono dan petani lainnya. Seperti penyemprotan herbisida pada tanaman busuk batang. Namun, upaya itu dinilai gagal olehnya. Lantaran, tak mampu membendung persebaran kerusakan tanaman cabai. "Terpaksa harus dicabut dan diganti dengan bibit baru," ujarnya.

Riyono menuturkan, tanaman yang tak bisa diselamatkan terpaksa harus diganti dengan bibit baru. Tentunya hal ini menambah beban modal untuk pembelian bibit baru. Lantaran, harga bibit cabai berkisar Rp 500 hingga Rp 1 ribu per bibit.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Drajat Purbadi menjelaskan, pihaknya tak menerima laporan terkait keluhan petani. Sehingga dirinya tak bisa berkomentar banyak terkait sebab-akibat tanaman cabai mengalami penyakit. (gas/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Busuk Akar #petani cabai #Kulon Progo #pesisir