RADAR JOGJA - Seorang pria paro baya berteriak gempa dengan keras.
Menyebabkan putrinya yang sedang mandi keluar sambil menutup tubuh dengan handuk.
Mereka berdua keluar ke teras rumah.
Pria yang tinggal di Jalan Kaliurang KM 5, Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman tersebut juga melihat tetangganya berada di gang kecil depan rumah.
"Wuoh gedhe tenan gempane (besar sekali guncangan gempanya). Hampir seperti gempa 2006. Namun hanya berlangsung sebentar. Kalau pas gempa 2006 durasinya 57 detik," ujar Udin, sapaan pria tersebut kepada kedua tetangganya.
Mereka bertiga duduk-duduk di luar rumah untuk memastikan tidak ada gempa susulan. Dan kondisi aman.
Setelah lima menit ketiga lelaki tersebut kembali masuk ke dalam rumah. Meneruskan aktivitasnya masing-masing.
Beruntung gempa tidak menyebabkan kerusakan apapun.
Kendati begitu berbeda di wilayah Prambanan, Kabupaten Sleman.
Gempa 5,8 magnitudo yang berpusat di perairan selatan DIY itu menyebabkan kerusakan bangunan pada Pasar Prambanan.
Dilansir dari unggahan Instagram @merapi_uncover, gempa di lautan selatan Gunungkidul, DIY itu menyebabkan puing-puing atap bangunan Pasar Prambanan rontok.
Hingga sejumlah warganet pun turut berkomentar.
Ada yang turut ketakutan dengan mengaitkan isu gempa megathrust. Tak sedikit pula yang menyoroti kualitas bangunan yang buruk, kualitas bangunan belum seperti di Jepang.
Editor : Meitika Candra Lantiva