RADAR JOGJA - Dunia tengah dihebohkan oleh kabar tentang potensi gempa besar dengan magnitudo M9 yang diprediksi akan mengguncang Yogyakarta.
Gempa ini diperkirakan akan jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan gempa yang pernah terjadi di Yogyakarta pada tahun 2006, yang berkekuatan 5,9 skala Richter.
Gempa pada tahun 2006 menewaskan ribuan orang dan menghancurkan banyak bangunan, meninggalkan trauma mendalam bagi warga Yogyakarta.
Kini, ancaman gempa dengan magnitudo M9, yang dikenal sebagai gempa Megathrust, menimbulkan kekhawatiran besar.
Gempa Megathrust adalah gempa besar yang terjadi di batas zona subduksi, yang memiliki potensi untuk memicu tsunami dengan kekuatan luar biasa.
Melansir dari JawaPos.com, zona subduksi ini berada sekitar 250 km di selatan pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
DIY memang rawan terdampak gempa Megathrust karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia Selatan.
Gesekan lempeng yang terjadi di zona ini berpotensi menghasilkan guncangan hebat yang dapat dirasakan oleh seluruh warga Yogyakarta.
Dengan magnitudo M9, gempa ini diperkirakan akan menyebabkan kerusakan yang jauh lebih besar dibandingkan gempa sebelumnya.
Selain guncangan yang dahsyat, gempa ini juga berpotensi menimbulkan tsunami yang akan mengancam penduduk dan bangunan di wilayah pesisir DIY.
Mengingat sejarah bencana di Yogyakarta dan potensi besar dari gempa Megathrust ini, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk.
Kewaspadaan khususnya ditujukan kepada mereka yang tinggal di daerah pesisir, karena risiko tsunami yang tinggi.
Kesiapsiagaan dan kewaspadaan adalah kunci untuk meminimalisir dampak dari potensi bencana besar ini. (Julia Putri Nur Isma)
Editor : Winda Atika Ira Puspita