Tahun ini, Kabupaten Magelang mengirim sebanyak 70 atlet untuk bertanding di 17 cabang olahraga (cabor).
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Mulyanto mengatakan, nantinya para atlet yang meraih medali, baik emas, perak, maupun perunggu akan mendapat apresiasi dari pemkab.
"Yang rencananya diberikan pada akhir tahun ini," bebernya, Minggu (23/6/2024).
Hanya saja, dia belum membeberkan soal anggaran yang akan digelontorkan untuk memberikan apresiasi tersebut.
Begitu pula dengan rincian perolehan bonus untuk masing-masing medali.
Dia menyebut, pemkab mengirim 70 atlet terbaik untuk memperebutkan medali pada ajang Popda Jateng 2024 pada 23-27 Juni di Semarang.
Ditambah dengan 27 pelatih dan 11 ofisial. Para atlet akan bertanding di 17 cabor yang dibagi dua tahap.
Pada tahap 1, 20-23 Juni 2024 ada sembilan cabor yang dipertandingkan. Seperti panahan, tenis meja, menembak, panjat tebing, tinju, pencak silat, bulu tangkis, taekwondo, dan sepak takraw.
Sedangkan sisanya seperti atletik, wushu, yudo, gulat, tenis lapangan, karate, akuatik dan voli pasir tanding pada 24-27 Juni 2024.
Mulyanto menambahkan, keikutsertaan dalam Popda Jateng 2024 ini menjadi tolok ukur pembinaan olahraga atlet pelajar berbagai cabor di Kabupaten Magelang.
Saat disinggung soal target perolehan medali, kata dia, tidak memasang target yang muluk-muluk.
Mulyanto hanya berharap tahun ini bisa meraih hasil yang lebih baik dibanding Popda tahun lalu. Pada 2023, Kabupaten Magelang menduduki peringkat ke-12.
Dengan raihan tujuh medali emas, empat perak, dan 11 perunggu.
Dari perolehan medali itu, Mulyanto menyebut, cabor karate masih menjadi andalan.
Disusul cabor lain seperti pencak silat, taekwondo, dan sepakbola.
"Apalagi pada Popda tingkat eks Karesidenan Kedu 2024 kemarin, Kabupaten Magelang menyabet 47 medali yang kebanyakan disumbang oleh cabor karate," katanya.
Editor : Bahana.