RADAR JOGJA – Nasib kurang baik menimpa Persib Bandung, setelah menjalani leg-pertama melawan Madura United di Final Chapionship Series. Tim Maung Bandung di jatuhi hukuman sanksi berupa denda sebesar 200 juta oleh Komdis PSSI.
Sanksi tersebut di berikan imbas perilaku segelintir pendukungnya yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, pada Minggu. 26 Mei 2024.
Berdasarkan Surat bernomor 227/L1/SK/KD-PSSI/V/2024, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada tim Persib Bandung di karenakan ulah para supporternya yang kedapatan menyalakan flare di area tribun utara, timur, barat hingga selatan.
Selain terdapat pelanggaran lain yang terjadi di laga tersebut, terdapat beberapa penonton masuk ke dalam lapangan ketika laga usai.
Andang Ruhiat selaku Vice Presiden PT Persib bandung Bermartabat, Dirinya mengaku sangat terkejut dengan sanksi yang di berikan oleh Komdis PSSI.
Menurutnya kejadian tersebut terjadi setelah laga berakhir, serta para perangkat pertandingan dan para pemain Madura United sudah masuk ke dalam ruang ganti.
"Poin-poin penyebab Persib dikenai denda yang diungkapkan Komdis PSSI semua terjadi setelah tim Madura United dan perangkat pertandingan memasuki ruang ganti," ucap Andang di lansir dari laman resmi Persib
Dengan hukuman berat tersebut Andang berharap, sanksi yang di berikan kali ini menjadi bahan intropeksi bagi semua penggemar Persib Bandung dalam memberikan dukungan.
Dirinya sangat menyayangkan di tengah eurforia terhadap kemenangn Persib Bandung masih kedepatan, beberapa oknum bobotoh yang menyalakan flare di dalam stadion.
"Tingkah laku buruk penonton seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Sebab, kalau terus berulang, PERSIB akan selalu mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI," tambah Andang Ruhiat.
Editor : Heru Pratomo