SLEMAN - Suhu politik di Kabupaten Sleman mulai semakin hangat. Itu seiring munculnya sejumlah kandidat yang bakal ikut dalam kontestasi Pilkada 2024 mendatang.
Beberapa bakal calon dari kalangan pejabat pun sudah mengincar jabatan bupati.
Penelusuran Radar Jogja, sejumlah nama yang membidik kursi Sleman satu di antaranya Wakil Bupati Sleman yang juga kader PDI Perjuangan Danang Maharsa.
Kemudian mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya yang sudah mengambil formulir melalui Partai Golkar.
Sementara petahana Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, bakal diusung Partai Amanat Nasional (PAN).
Sekretaris DPD PAN Sleman Inoki Azmi Purnomo mengatakan, pada Pilkada 2024 mendatang pihaknya memang akan mengusung Kustini Sri Purnomo.
Sebagaimana diketahui, Kustini merupakan petahana dan kini tengah menjabat sebagai orang nomor satu di Sleman.
Disinggung terkait dengan kesiapan PAN dalam mengusung Kustini, Inoki menyatakan, bahwa pihaknya masih berproses.
Termasuk untuk membentuk koalisi dengan partai lain pun disebutnya juga masih sangat dinamis.
“Insyaallah kami mengusung ibu KSP (Kustini Sri Purnomo),” ujar Inoki saat dikonfirmasi, Senin (29/4).
Sementara itu, Danang Maharsa mengungkapkan, dirinya memang akan maju sebagai calon bupati Sleman di Pilkada 2024 mendatang.
Baca Juga: Perhatian Bagi Orang Tua, Ini Tips dan Solusi untuk Si Kecil yang Memiliki Rambut Tipis
Keinginannya untuk menduduki kursi Sleman 1 karena PDI Perjuangan merupakan partai pemimpin dengan perolehan kursi legislatif.
Sebagaimana diketahui, PDI Perjuangan memang mendapatkan kursi terbanyak di DPRD Sleman dalam Pemilu 2024.
Perolehannya mencapai 13 kursi. Bahkan, partai berlambang banteng itu juga bisa mengusung calon sendiri karena perolehan kursinya lebih dari 20 persen dari total 50 kursi di DPRD Sleman.
Namun meski sudah memantapkan diri untuk maju sebagai Bupati Sleman.
Pria kelahiran 18 Juni 1977 itu akan tunduk dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai banteng moncong putih.
Terkait nantinya mendapatkan rekomendasi sebagai calon bupati atau justru kembali dicalonkan sebagai wakil bupati.
“Perkara nanti rekomennya lain saya harus mentaati, prinsip saya akan maju sebagai bupati,” ujar Danang saat ditemui, Minggu (28/4).
Keinginan untuk maju sebagai calon bupati juga diungkapkan oleh Harda Kiswaya belum lama ini.
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman itu bahkan sudah menyatakan, dimanapun partainya dia tetap akan mencalonkan diri sebagai Sleman 1.
Harda mengungkap, kalau dirinya memang aktif berkomunikasi dengan partai-partai di kabupaten Sleman.
Teranyar, telah mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Golkar.
Tokoh yang tinggal di Godean ini punya keinginan kuat untuk menduduki kursi jabatan bupati karena berkomitmen membangun Sleman menjadi lebih baik.
“Dimanapun atau apapun partainya saya sampaikan kalau saya ingin maju Sleman 1,” tegas Harda. (inu)