Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragis! Dokter Cantik Tewas saat Dalam Pengejaran atas Tuduhan Maling Mobil di Jambi

Cici Jusnia • Selasa, 2 April 2024 | 20:42 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Halodoc.com
Ilustrasi mayat. Foto: Halodoc.com

RADAR JOGJA - Seorang dokter wanita bernama Dwi Fatimahyen (29) mengalami nasib tragis setelah tewas dalam sebuah kecelakaan di Jambi.

Insiden tersebut terjadi saat korban sedang dalam kejaran oleh sejumlah warga dan petugas polisi, setelah dituduh melakukan pencurian mobil.

Kecelakaan tunggal yang menimpa Dwi Fatimahyen disebabkan oleh upayanya untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain di jalan.

Korban, yang pada saat itu sedang dikejar oleh warga dan patroli polisi, melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan Lintas Jambi-Riau, Sekernan, Muaro Jambi.

Namun, upaya untuk menghindari pengendara lain membuatnya menabrak tiang listrik dan ruko di sekitar wilayah tersebut.

Ayah korban, Pasiman, dengan tegas menegaskan bahwa tuduhan terhadap anaknya sebagai pencuri mobil adalah tidak benar.

Pasiman menjelaskan bahwa mobil yang dikendarai oleh korban sebenarnya milik keluarga. Mobil hitam jenis Ayla tersebut tercatat atas nama kakak korban, Ika Puji Astuti.

Menurut keterangan yang dikutip dari Instagram @memomedsos pada Selasa (2/4), sebelum kecelakaan terjadi, korban hendak bertemu dengan seorang teman di kawasan Bayung Lincir, Sumatera Selatan.

Rencananya, Dwi Fatimahyen akan mencari lokasi ruko untuk mendirikan klinik kecantikan.

Pasiman juga menyebutkan bahwa anaknya sempat menghubungi keluarga saat dikejar oleh seseorang.

Namun, setelah kontak terakhir tersebut, keluarga tidak mendapat kabar lebih lanjut dari korban.

Pasiman menyayangkan tuduhan yang tidak berdasar terhadap anaknya, yang berujung pada kecelakaan fatal dan merenggut nyawa korban.

Baca Juga: El Rumi dan Eca Aura Kepergok Nonton Konser Bruno Mars di Thailand, Netizen: Nggak Kapok Pacaran Beda Agama?

Ia menuntut pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut secara menyeluruh.

Pasiman menegaskan bahwa pihak yang memicu kejadian tersebut harus bertanggung jawab atas perbuatannya.

Sementara itu, rekaman video yang menampilkan aksi petugas polisi mengejar korban menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, petugas berusaha menghentikan laju mobil korban dan bahkan melakukan tembakan peringatan.

Namun, korban yang panik dan ketakutan tidak merespons peringatan tersebut dengan baik, yang menyebabkan kecelakaan tragis tersebut.

Editor : Bahana.
#dokter tewas kecelakaan #dokter tewas