RADAR JOGJA - Di tengah maraknya tren bukber yang memamerkan lanyard perusahaan masing-masing, seorang pria bernama Muh. Muwaffaq Mr dari Bulukumba, Sulawesi Selatan, memutuskan untuk tampil berbeda.
Video aksinya menjadi viral di media sosial karena ia memilih untuk memamerkan lanyard sebagai anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).
Video yang menjadi viral diposting oleh akun TikTok @burgerking477 pada Selasa (2/4), menampilkan Muwaffaq dengan bangga memperlihatkan lanyard KPPS-nya di tengah suasana bukber yang ramai.
Sementara orang lain memamerkan lanyard dari perusahaan tempat mereka bekerja, Muwaffaq memilih untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan menampilkan lanyard dari pengalamannya sebagai mantan anggota KPPS.
Postingan tersebut, berdurasi 15 detik, langsung mendapatkan perhatian yang signifikan, telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali.
Reaksi dari warganet pun beragam, dengan banyak yang tertawa melihat tingkah laku kocak Muwaffaq.
Salah satu akun menanggapi video tersebut dengan tulisan, "Lanyard yang tidak semua orang punya, menyala KPPS," disertai emoji tertawa.
Ada juga yang menyampaikan niat untuk mengikuti aksi Muwaffaq dengan berkomentar, "Besok bukber pake lanyard Bawaslu ahh."
Muwaffaq, yang berusia 21 tahun, mengungkapkan bahwa ide untuk memamerkan lanyard KPPS muncul karena keinginannya untuk tampil berbeda.
"Adu pencapaian pekerjaan masing-masing, tapi beda dengan lanyard saya. Saya punya lanyard KPPS, tapi itu hanya untuk konten," ujarnya.
Menurut Muwaffaq, aksi memamerkan lanyard ini menandakan adanya fenomena baru di kalangan Generasi Z.
"Sekarang bukber bukan lagi tentang adu outfit, tapi adu lanyard," tambahnya.
Dengan viralnya video aksi Muwaffaq ini, tampaknya lanyard KPPS menjadi simbol kocak dan unik yang memancing tawa di tengah-tengah tren bukber yang semakin meriah di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya Generasi Z.
Editor : Bahana.