Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polda Sumatera Selatan Tetapkan DPO pada Oknum Polisi yang Tembak dan Lukai 2 Debt Collector atas Tunggakan Cicilan Mobil di Palembang

Cici Jusnia • Senin, 25 Maret 2024 | 20:15 WIB
Seorang Polisi di Plembak Tembak dan Lukai Debt Collector usai Ditagih Utang (x.com/jumianto_rk)
Seorang Polisi di Plembak Tembak dan Lukai Debt Collector usai Ditagih Utang (x.com/jumianto_rk)

RADAR JOGJA - Sebuah kejadian yang menggemparkan terjadi di Palembang, Sumatera Selatan, ketika seorang anggota polisi, Aiptu FN, diduga terlibat dalam penusukan dan penembakan terhadap dua orang debt collector.

Pasca kejadian itu, Aiptu FN kini menjadi buronan, dengan keberadaannya yang masih menjadi misteri.

Dilansir dari Jawa Pos pada Senin (25/3), Kombes Pol Sunarto, Kabid Humas Polda Sumsel, dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan Aiptu FN sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Proses pengejaran terhadap Aiptu FN masih terus berlangsung intensif.

"Kami sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap Aiptu FN," ujar Sunarto di Palembang, Sumatera Selatan, pada hari Senin (25/3).

Sunarto menekankan bahwa kasus ini telah menjadi fokus perhatian pimpinan Polri, yang menekankan penyelesaian yang cepat dan tepat.

Upaya pencarian terhadap Aiptu FN akan dimaksimalkan untuk segera membuahkan hasil.

Tidak hanya itu, penyidik juga telah berkoordinasi dengan keluarga Aiptu FN.

Mereka berharap agar keluarga tersebut dapat berperan serta dalam membantu proses pengejaran Aiptu FN.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan keluarganya dan FN diminta menyerahkan diri agar bisa menjalani proses lebih lanjut," jelas Sunarto.

Sebelumnya, video viral menunjukkan Aiptu FN melakukan penyerangan terhadap dua debt collector bernama DZ dan RB.

Dalam rekaman tersebut, Aiptu FN terlihat menodongkan senjata pistol kepada para debt collector tersebut.

Istri Aiptu FN juga terlihat berusaha keras untuk menghentikan suaminya agar tidak menggunakan senjata pistolnya.

Meski demikian, tembakan akhirnya dilontarkan oleh FN, meskipun tidak ada peluru yang ditembakkan, artinya tembakan tersebut kosong.

Namun, salah satu dari dua debt collector tersebut dilaporkan mengalami luka tusuk dari senjata tajam yang diduga dilakukan oleh Aiptu FN.

Kejadian ini berlangsung di halaman parkir salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Pom IX, Palembang, pada hari Sabtu (23/3).

Dugaan awal atas peristiwa ini adalah terkait tunggakan pembayaran cicilan mobil oleh Aiptu FN selama 2 tahun kepada salah satu perusahaan leasing.

Ketika para debt collector melakukan penagihan, insiden tersebut berujung pada konfrontasi fisik yang tragis, menimbulkan penembakan dan penusukan.

Polda Sumsel mendesak kepada siapa pun yang memiliki informasi tentang keberadaan Aiptu FN untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Mereka juga menekankan pentingnya kerjasama dari masyarakat dalam menangani kasus ini untuk memastikan keadilan tercapai.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap Aiptu FN masih terus dilakukan dengan penuh dedikasi dari pihak kepolisian setempat.

Editor : Bahana.
#palembang #buron #dpo #debt collector