Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Begini Makna Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek 2024 yang Perlu Kalian Ketahui !

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 6 Februari 2024 | 22:12 WIB
Ilustrasi Perayaan Tahun Baru Imlek.
Ilustrasi Perayaan Tahun Baru Imlek.

RADAR JOGJA – Tahun Baru Imlek 2024 jatuh pada Sabtu, 10 Februari 2024.

Pada momen ini, masyarakat Tionghoa merayakan pergantian tahun berdasarkan kalender Lunar.


Mendekorasi rumah dengan benda berwarna merah merupakan kebiasaan umum untuk menandai dimulainya Tahun Baru Imlek.

Tahukah kamu? Masyarakat Tionghoa berpendapat bahwa warna merah dapat mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan.


Di bawah ini Radar Jogja merangkum penjelasan seputar Tahun Baru Imlek 2024.

Mulai dari pengenalan Tahun Baru Imlek, Zodiak Tionghoa, hingga adat istiadat perayaannya, dikutip dari laman China Higlights.


Kapan Tahun Baru Imlek 2024?


Imlek tahun ini jatuh pada Sabtu, 10 Februari 2024 kalender Masehi berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 3 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023.


Alasan penetapan Tahun Baru Imlek adalah jadwal Imlek yang bergantung pada siklus bulan dan matahari. Pedoman Tahun Baru Imlek umumnya berubah secara konsisten.

Perbedaannya biasanya antara 21 dan 51 hari di belakang kalender internasional.


Tahun Baru Imlek 2024 adalah Tahun Naga Kayu

Tahun Baru Imlek selalu dikaitkan dengan tanda-tanda makhluk sesuai dengan siklus zodiak Cina atau biasa disebut Shio.

Oleh karena itu, Tahun Baru Imlek 2024 merupakan tahun Naga, khususnya Naga Kayu.


Naga adalah simbol kehormatan, ketangguhan, dan keberuntungan dalam budaya Tiongkok.

Ular dalam mitos menjadi hewan yang penuh berkah dan luar biasa, kemampuan dan kehebatannya tak tertandingi.


Meski tahun ini adalah Naga kayu, zodiak ular bersayap diperkirakan akan membawa kesialan. Sangat mirip dengan tikus, bison, kuda poni dan kambing.

Sementara itu, zodiak yang beruntung adalah Monyet, Ayam, dan Babi.

Kemudian disusul oleh harimau, kelinci, ular, kera, ayam, dan anjing.


Sejarah Tahun Baru Imlek


Legenda menyatakan bahwa Tahun Baru Imlek berasal dari pertempuran kuno melawan Nian.

Nian adalah seekor binatang menakutkan yang muncul setiap malam tahun baru Imlek untuk memakan manusia dan hewan ternak warga.

Tradisi dan Perayaan Tahun Baru Imlek


Adat dan tradisi saat Tahun Baru Imlek sangat bervariasi.

Namun momen ini selalu mengusung tema yang sama, yakni meninggalkan tahun lama dan menyambut keberuntungan dan kemakmuran di tahun baru.

Berikut tradisi menyambut Tahun Baru Imlek seperti dilansir laman China Highlights.

1. Bersihkan dan Hiasi Rumah dengan Benda Merah


Merah menjadi warna utama dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Sebab, warna merah dipercaya sebagai warna keberuntungan, melambangkan kemakmuran, serta energi yang mengusir roh jahat dan hal-hal negatif.

2. Mempersembahkan Kurban kepada Leluhur


Menghormati orang mati selalu dilakukan pada Tahun Baru Imlek. Banyak orang Tionghoa mengunjungi makam leluhur pada sehari sebelum Tahun Baru Imlek.

Tradisi ini dilakukan dengan cara mempersembahkan kurban kepada leluhur sebelum acara makan malam reuni dan menambahkan gelas tambahan dan meletakkannya di makam leluhur.

3. Menikmati Makan Malam Keluarga di Malam Tahun Baru Imlek


Malam Tahun Baru Imlek merupakan waktu yang penting untuk berkumpul bersama keluarga.

Di mana pun mereka tinggal, masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek diharapkan tetap berada di rumah untuk merayakan hari raya bersama keluarga.

Keluarga besar yang terdiri dari beberapa generasi akan duduk mengelilingi meja bundar dan menikmati makanan serta waktu bersama.

4. Penukaran dan Kado Amplop Merah atau Angpao


Amplop merah atau angpao berisi uang kerap diberikan kepada anak-anak.

Mereka yang menerima amplop merah diharapkan memiliki tahun yang aman dan damai. Sedangkan oleh-oleh Imlek yang paling populer adalah teh, buah, dan permen.

 
5. Nyalakan petasan dan kembang api


Baik di kota-kota besar maupun di pedesaan di Tiongkok, Tahun Baru Imlek biasanya dirayakan dengan pesta kembang api dan petasan.

Ini adalah cara untuk mengusir kejahatan dan menyambut tahun baru dengan gembira.

6. Saksikan Tarian Singa dan Naga


Tarian barongsai dan tarian naga banyak terlihat di Tiongkok dan negara-negara barat selama Tahun Baru Imlek.

Tarian ini dipercaya membawa kemakmuran dan keberuntungan pada tahun atau acara yang akan datang.

Itulah informasi mengenai Tahun Baru Imlek 2024, mulai dari penjelasan hingga tradisi perayaan di tahun baru.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca yang merayakan Tahun Baru Imlek.
(Farhan Pranajaya/Radar Jogja)

Baca Juga: Belum Bayar Sepeser Pun ke PT Jujur Kinaryo Projo, Lalu Bagaimana Kejelasan Anggaran Konsumsi Pelantikan KPPS? Ini Kata KPU Sleman

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tahun baru imlek #sejarah #tradisi #makna