RADAR JOGJA - Pada hari Senin (29/1/2024), Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan bahwa jumlah korban tewas warga Palestina akibat serangan Israel di daerah kantong telah mencapai 26.637 sejak 7 Oktober 2023.
Dalam pernyataan pers yang dilansir dari english.news, kementrian tersebut mengatakan bahwa pasukan Israel membunuh 215 warga Palestina dan melukai 300 warga lainnya dalam 24 jam terakhir.
Selain itu jumlah total warga Palestina yang terluka sejak awal konflik berjumlah 65.387 orang.
Kementrian mengatakan banyak korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan, namun ambulans dan kru pertahanan sipil tidak menghiraukan mereka.
Sementara itu, menurut Kementrian Kesehatan yang dikelola oleh Otoritas Palestina, di daerah Tepi Barat, tembakan Israel menewaskan sekitar 5 warga Palestina pada Senin (29/1/2024).
Terdapat dua pemuda yang ditembak mati oleh tentara Israel di desa Dura dekat Kota Herbon di Tepi Barat Selatan, tempat pasukan Israel melakukan serangan dan bentrok dengan warga Palestina.
Sementara seorang pemuda lainnya meninggal karena luka-lukanya akibat tembakan Israel dalam serangan serupa di kota Silwad dekat Ramallah di Tepi Barat Tengah.
Laporan tersebut juga melaporkan pembunuhan dua warga Palestina lainnya dari Betlehem.
Israel melancarkan kampanye militer besar-besaran terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023 setelah Hamas melancarkan serangan mendadak di kota-kota Israel selatan yang menewaskan sekitar 1.200 orang.
Beberapa warga meninggalkan rumah mereka setelah menerima perintah evakuasi dari Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza Selatan pada hari Senin (29/1/2024).
Kementrian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan bahwa jumlah korban tewas warga Palestina akibat serangan Israel di daerah Kantong tersebut telah mencapai 26.637 sejak dimulai pada 7 Oktober 2023. (Firda/Radar Jogja)
Baca Juga: Erick Thohir Bongkar Syarat Perpanjangan Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
Editor : Meitika Candra Lantiva