Luncuran ini terjadi pasca hujan deras di kawasan puncak Gunung Merapi. Peristiwa ini terpantau oleh BPPTKG sekitar 13.17 WIB.
Berdasarkan catatan seismograf BPPTKG, Gunung Merapi memuntakan 1 awan panas guguran.
Tercatat dengan amplitudo maksimal 28 milimeter dan berdurari 120.56 detik.
Sementara untuk jarak luncur maksimal 1500 meter ke Barat Daya, tepatnya Kali Bebeng.
Visual Gunung Merapi tampak jelas saat terjadi luncuran awan panas guguran.
Sementara untuk arah angin ke Tenggara.
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.
Editor : Bahana.