Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Komunitas Asah Pamer, Bergerak di Bidang Sosial Melalui Burung Merpati

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 18 Januari 2024 | 04:21 WIB
FOKUS: Anggota Aspam saat melihat burung merpati.
FOKUS: Anggota Aspam saat melihat burung merpati.

JOGJA - Komunitas Asah Pamer merupakan komunitas yang bergerak dibidang sosial. Mereka berkiprah melalui burung merpati.

Mereka selalu membantu orang-orang yang kesusahan tanpa pandang bulu.

Awal mula terbentuknya komunitas tersebut dari keinginan beberapa pecinta burung merpati yang mempunyai inisiatif bergerak di bidang yang berbeda.

Itu seperti yang dijelaskan salah seorang pendirinya Nugie Hoho. Dia menerangkan, komunitas-komunitas pecinta burung merpati yang lain biasanya hanya khusus jual beli. Khusus menonjolkan endemik dari burung merpati tersebut.

Namun, Komunitas Asah Pamer  ingin menunjukkan hal yang lain.

"Kalau teman-teman dari komunitas pecinta merpati yang lain ada yang mengalami musibah, atau mempunyai suatu kendala yang lain, nah kita kan bisa membantu mereka," ujarnya.

Komunitas Asah Pamer bergerak di bidang sosial untuk membantu masyarakat dibilang mempunyai cara yang unik.

Untuk mencari dana, komunitas ini biasanya membuka lelang melalui laman media sosial Facebook. Uniknya, yang di lelang adalah burung merpati.

"Di komunitas kita kan kebanyakan orang-orang pecinta burung merpati. Nah,  maka dari itu, kita untuk membantu dan bergerak di bidang sosial tersebut, ya, melalui hasil dari lelangan burung merpati itu," kata Nugie

Nugie mengatakan, Komunitas Asah Pamer sudah memiliki anggota yang jumlahnya sekitar empat ribu di laman media sosial Facebook. Anggota tersebut berasal dari seluruh daerah yang ada di Indonesia.

Semisal ada orang yang membutuhkan atau orang yang sedang mengalami kecelakaan dan sakit parah, ungkap Nugie, Komunitas Asah Pamer biasanya selalu share informasi melalui grup di Facebook.

Mereka lalu mulai membuka lelangan burung merpati. Setelah lelang usai, hasilnya akan di sumbangkan ke kepada yang membutuhkan tersebut. Mereka pun memiliki ATM bersama untuk Komunitas.

"Walaupun kita mempunyai hobi dan hobi itu kan hanya sebuah kepuasan batin, tidak untuk istilahnya bisnis. Nah, kita kan bergeraknya melui hobi itu serta kita bergerak dibidang sosial untuk mewadahi komunitas pecinta merpati supaya tergerak untuk tujuan sosial itu," lanjut lelaki 40 tahun yang tinggal di Glagah Sari tersebut.

Komunitas Asah Pamer berdiri sejak 2017. Komunitas ini banyak mengalami lika-liku. 

"Ibarat kita itu tidak membutuhkan dana, tapi kita membutuhkan raga yang siap untuk melayani," tegas Nugie

Pendiri lain Komunitas Asah Pamer Ki Jabrik menambahkan, Komunitas Asah Pamer tak hanya menolong orang yang sakit dan mempunyai masalah ekonomi saja.

Komunitas tersebut juga bergerak membantu tempat ibadah, sanggar, dan lain sebagainya.

"Pokoknya, apapun kita bantu asalkan itu emang yang membutuhkan beneran dan tidak membohongi," lanjutnya

Diceritakan oleh Ki Jabrik, Komunitas Asah Pamer sudah pernah membantu anak kecil di Palembang. Dia sakit parah dan membutuhkan tabung oksigen. 

"Dulu itu ada anak kecil yang membutuhkan tabung oksigen pernah kita bantu. Ada juga yang buat opeasi. Pokoknya sudah banyak, sampai saya sendiri lupa," lanjutnya

Ki Jabrik mengatakan, Komunitas Asah pamer sudah banyak membantu di seluruh Indonesia.

"Untuk pelalangan sendiri, kita selalu melelang burung-burung merpati yang ada nilai jualnya atau yang ada trahnya," cetusnya.

Nugie dan Ki Jabrik berharap Komunitas Asah Pamer bisa menginspirasi banyak orang untuk berbuat kebaikan.

"Itu karena apa? Kita itu kan tidak tahu di kehidupan ini seperti apa. Kalau kita itu selalu ingat untuk berbuat baik, insyaallah apa yang kita perbuat, itulah yang kita petik. Ke depan Asah Pamer, harapan saya, tidak hanya merpati saja. Namun, hewan unggas yang lain bisa ikut untuk berpartisipasi," harapnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#bidang sosial #komunitas #Membantu #tanpa pandang bulu #merpati #lelang