RADAR JOGJA - Serangan rudal Rusia telah menewaskan 11 orang, termasuk lima anak-anak, di Ukraina Timur, kata seorang pejabat setempat.
Rudal S-300 menghantam kota Pokrovs di wilayah yang dikuasai Ukraina di wilayah Donetks, kata Gubernur wilayah tersebut.
Dilansir dari BBC Gubernur Vadim Filaskhin mengatakan bahwa musuh dengan sinis menyerang warga sipil, berusaha menimbulkan kesengsaraan sebanyak mungkin.
Dalam video pidato Presiden Volodymyr Zalensky mengatakan pasukan Rusia telah menargetkan daerah pemukiman, Rusia harus selalu merasakan konsekuensi atas serangan semacam itu.
Pokovsk berjarak sekitar 70 km barat laut kota Donetsk, yang diduduki oleh pasukan Rusia.
Sebelum perang, populasinya sekitar 60.000 orang. Beberapa warga telah kembali meskipun ada peringatan resmi tentang bahayanya.
Pada Agustus lalu, setidaknya ada Sembilan orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia di kota tersebut.
Pernyataan dari militer Rusia yang dikeluarkan sebelumnya pada hari Sabtu mengatakan pasukannya telah menyerang sebuah pos komando yang digunakan oleh formasi militer Ukraina di dekat Pokrovsk, mengacu pada kota tersebut dengan nama era Soviet Krasnoarmeisk.
Seorang pejabat Moskow yang bekerja diwilayah Ukraina yang diduduki Rusia, Rodion Miroshnik, mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah menembak sebuah rumah sakit di Donetsk, melukai tiga pasien.
Awal pekan ini pasukan Ukraina meluncurkan lebih dari 70 drone melintasi perbatasan Rusia setelah Moskow melancarkan pemboman udara terbesarnya. Hal ini menyebabkan evakuasi di kota Belgorod di barat daya. (Firda Zahrotun Nisa/Radar Jogja)
Editor : Bahana.