RADAR JOGJA - Gelaran Golden Disc Awards (GDA) 2024 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada tanggal 6 Januari 2024, ternyata tidak berjalan tanpa masalah.
Kemeriahan acara yang dihadiri oleh berbagai bintang K-pop tercoreng oleh keributan yang melibatkan penonton Korea di dalamnya.
Pada suatu titik acara, terjadi keributan yang melibatkan sejumlah penonton Korea.
Mereka dilaporkan membanting petugas keamanan hingga memaki-maki penonton lokal.
Sebuah cuitan dari akun Twitter @cloudehoe pada dini hari WIB, 7 Januari, menggambarkan kejadian tersebut, "Btw tadi di section gue ada fansite yang ngebanting staff gda:)))))))) gue KESEL bgt sampe teriak kyk AHSUNDJFJRJRJRJD BISA GAK SIH BEHAVE."
Cuitan ini dilengkapi dengan unggahan video pendek berdurasi 11 detik yang menampilkan penonton asal Korea melakukan aksi kasar terhadap petugas keamanan.
Perilaku tidak terpuji penonton Korea ini juga terlihat dalam video lain yang beredar luas di media sosial.
Warganet Indonesia merespons geram terhadap kelakuan kasar tersebut, dengan beberapa mengungkit perilaku rasis penonton Korea terhadap orang-orang Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Salah satu warganet, @hwanring, menyatakan pandangannya terkait perilaku rasis dari penonton Korea pada umumnya, "Orang Korea mengklaim mereka diperlakukan dengan buruk di negara lain karena orang-orangnya rasis dan melakukan kekerasan terhadap mereka, tapi lihat bagaimana mereka MEMPERLAKUKAN orang-orang di Asia Tenggara (Indonesia)."
Ia juga menyerukan agar orang Korea lebih menghormati aturan yang berlaku di negara yang dikunjunginya, dalam hal ini, Indonesia.
"Kompleks superioritas kalian terlihat dan itu sangat jelek. HORMATI NEGARAKU DAN RAKYATKU," tegasnya.
Pendapat ini mendapatkan dukungan dari beberapa warganet Indonesia lainnya yang mungkin pernah berkunjung langsung ke Korea Selatan dan menyaksikan sendiri kehidupan warganya di sana.
Sejumlah cuitan mengungkapkan pandangan serupa, termasuk cuitan dari akun @nctbriizen2_0 yang menyatakan, "Orang Korea mempunyai prasangka serius terhadap negara-negara Asia Tenggara. Mereka memandang mereka sebagai warga negara kelas 3. Kebanyakan dari mereka memiliki kompleks superioritas."
Baca Juga: UGM Menyediakan Pengalaman Belajar ke Negara Asing, Apa Saja Programnya? Cek di Sini
Ungkapan serupa juga datang dari @dinkie_dd yang mengungkapkan pengalaman pribadinya di Korea, "Fyi gais, orang Korea emang 97% lah kalo boleh dibilang, bener-bener ga ada adab sama sekali, garis bawahin ga ada adab. Mereka emang ngerasa superior, aku tinggal di Korea sekarang, ngerasain banget kelakuan2 buruk mereka, terutama orang-orang yang udah berumur."
Hingga saat ini, pihak penyelenggara GDA belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.
Namun, keributan penonton Korea di GDA 2024 Jakarta menjadi sorotan dan memicu diskusi luas di kalangan warganet.
Editor : Bahana.