Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wattpad dan Novel Remaja dengan Tema Cinta Dianggap Jadi Penyebab Krisis Standar Penulisan

Juliana Belence • Jumat, 5 Januari 2024 | 00:04 WIB

 

Photo
Photo

RADAR JOGJA – Isu krisis ISBN (International Standard Book Number) di Indonesia menjadi sorotan setelah tweet promosi novel pertama seorang “seleb TikTok” memicu kritikan dari netizen di media sosial X.

Melansir dari Techindozone, novel remaja dengan tema cinta dan karya yang diadaptasi dari Alternative Universe (AU) serta situs online seperti Wattpad dianggap sebagai penyebab krisis ISBN yang sedang terjadi.

ISBN (International Standard Book Number) adalah identifikasi unik berupa 13 digit untuk setiap buku yang terbit, mencakup informasi tentang judul, penerbit, dan kelompok penerbit.

Krisis ISBN di Indonesia menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah ISBN yang dikeluarkan dan kapasitasnya.

Data Perpustakaan Nasional RI mencatat bahwa sejak 2018, sebanyakn 732,917 ISBN telah dikeluarkan, melebihi alokasi yang seharusnya.

Badan Internasional ISBN memberikan alokasi sebanyak 1 juta nomor ISBN untuk periode tertentum tetapi Indonesia telah menggunakan lebih dari yang dianggarkan.

Fenomena ini menimbulkan peringatan dari Badan Internasional ISBN.

Beberapa faktor yang diduga menyebabkan krisis ISBN melibatkan peningkatan publikasi yang tidak relevan, pemberian ISBN untuk buku perorangan oleh penerbit nakal, dan munculnya penerbit baru yang menerbitkan karya – karya berbasis media sosial dan platform online.

Kombinasi antara produksi ISBN yang tidak terkendali dan munculnya penerbit baru telah menciptakan situasi di mana ISBN menjadi semakin langka.

Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan evaluasi kelayakan penerima ISBN, peran yang lebih aktif dari Perpustakaan Nasional sebagai lembaga penanggung jawab ISBN, dan sikap bijak dari penerbit dan penulis dalam mengajukan ISBN.

Sebagai alternatif, self-publishing atau penggunaan QR Book Code Number dapat menjadi opsi untuk karya – karya yang tidak diedarkan secara umum.

Penting bagi penulis dan penerbit untuk mengutamakan kualitas publikasi daripada sekedar mendapatkan ISBN sebagai tanda gengsi, dan untuk mempertimbangkan dampaknya terhadap ketersedian ISBN secara keseluruhan.

Editor : Bahana.
#isbn #Wattpad