RADAR JOGJA – Tahun baru 2024 menjadi hari kelabu bagi Napas Sumiasi.
Seorang Nenek berumur 75 tahun harus merasakan duka mendalam di hari pertama pada tahun 2024, Senin (1/1/2024).
Wargai Desa Guyung, Gerih, Ngawi, ini mendapatkan kabar duka kehilangan dua nyawa sekaligus, orang yang begitu dicintainya.
Ironisnya, ia menjadi orang pertama yang menemukan raga anak dan cucunya yang sudah tak bernyawa lagi.
Siti Chotijah dan bayi laki-laki berumur tiga bulan merupakan anak dan cucu Napas Sumiasi ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Desa Guyung, Gerih, Ngawi.
''Yang meninggal itu pasangan ibu dan anak,'' kata Kapolsek Gerih Iptu Agus Hari Santoso, dilansir dari Radar Ngawi, Rabu (3/1/2024).
Jasad Siti dan putranya ini ditemukan ketika Sumiasi curiga anak dan cucunya tak kunjung keluar kamar padahal sudah siang hari.
''Saat ditemukan, kondisi ibu memeluk bayinya yang sedikit tertindih,'' ungkap Agus.
Bagi Sumiasi, kenyataan ini ibarat petir di siang bolong. Sebab, malamnya korban masih sempat ikut merayakan pergantian tahun bersama keluarga.
Malam yang penuh keceriaan di rumah yang ditinggali bersama itu seketika menjadi nestapa sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (1/1/2024).
''Di waktu subuh, korban diketahui masih salat dan membalas pesan WhatsApp,'' ujar Agus.
Polres setempat segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim inafis diterjunkan untuk melakukan visum. Sejumlah saksi turut dimintai keterangan.
"Korban (Siti Chotijah, Red) punya riwayat hipertensi," kata Kasatreskrim Polres AKP Joshua Peter Krisnawan.
Jasad korban diperiksa di RSUD dr Soeroto selama tiga jam. Dokter tidak menemukan bekas luka pada kedua korban.
Johsua mengatakan, diduga kuat kematian disebabkan hipertensi kambuh.
"Hal tersebut diketahui dari ciri-ciri mata dan bibir korban yang mengarah ke kematian mendadak,'' ujar Joshua.
Sementara untuk bayi, diduga meninggal karena kehabisan napas akibat tertindih saat sedang disusui.
Polisi tidak menemukan bukti dugaan pembunuhan di TKP.
"Dugaanya ibu korban meninggal karena hipertensi dan sang anak kehabisan napas karena tertindih," pungkasnya. (Rattiantic/Radar Jogja)
Baca Juga: PNS,TNI DAN PENSIUNAN , Siap – Siap Bahagia!!! Kenaikan Gaji di Awal Tahun 2024
Editor : Meitika Candra Lantiva