Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Inspiratif! Rawwan Dweik, Muslimah Dengan Down Syndrome Sukses Menghafal 30 Juz Al-Qur'an

Fatimah Rizqi Zanjabil • Senin, 25 Desember 2023 | 20:00 WIB

potret Rawwan Dweik, Seorang Hafidzah pengidap Down Syndrome (Foto : ummid.com )
potret Rawwan Dweik, Seorang Hafidzah pengidap Down Syndrome (Foto : ummid.com )

RADAR JOGJA - Seorang muslimah dengan kondisi Down Syndrome telah membuktikan bahwa tekad dan semangat dapat mengatasi segala rintangan.

Meskipun dihadapkan pada tantangan fisik dan kognitif, Muslimah ini berhasil menghafal seluruh 30 Juz Al-Qur'an, menunjukkan kekuatan dan ketekunan yang luar biasa.

Nama wanita hebat ini adalah Rawan Dweik (26), seorang Muslimah asal Yordania pengidap down syndrome, telah berhasil menjadi seorang hafidzah atau penghafal 30 Juz Al-Qur'an.

Dirinya menjadi pengidap down syndrome pertama di dunia yang berhasil menghafalkan seluruh ayat Al-Qur'an.

Down Syndrome sendiri merupakan sebuah kondisi kelainan kromosom genetik yang mempengaruhi pertumbuhan dan keterlambatan intelektual.

Kondisi ini disebabkan oleh pembelahan sel abnormal yang memproduksi materi genetik ekstra dari kromosom 21.

Akibatnya, kelainan ini menghasilkan bentuk wajah yang berbeda, gangguan intelektual, dan keterlambatan pertumbuhan.

Dengan kondisinya tersebut bukanlah hambatan untuk Rawan Dweik untuk menghafal Al-Qur’an.

Ibu Rawan, Awatef Jaber memainkan peran penting dalam memberikan dukungan tak terbatas, membimbingnya setiap langkah, dan menyediakan lingkungan yang penuh cinta dan pengertian.

“ Ketika saya melahirkannya dan mengetahui bahwa dia menderita sindrom Down, seperti ibu lainnya, saya merasa sedih dan kesal. Tapi, kemudian saya bersumpah kepada Allah SWT bahwa saya akan mengajarinya membaca Al-Qur'an, dan in syaa Allah, saya juga akan membantunya menghafal seluruh Kitab Suci,” ucap Awater Jaber.

Lewat video yang viral, Rawan Dweik menuturkan tentang cerita perjalanannya dalam menghafal Al-Quran dengan bimbingan ibu dan gurunya.

“Ibuku membacakan ayat demi ayat yang biasa aku ulangi setelahnya. Saya melakukan ini setiap halaman sampai saya hafal.

Baca Juga: Malam Natal di Purworejo Berlangsung Kondusif, Bupati Lakukan Monitoring Pada Malam Natal

Saya pergi ke Bayan Center, tempat guru saya biasa membimbing saya dalam pembacaan Al-Quran.

Dia mengajari kami ayat demi ayat dan kami mengulanginya.

Saya mengulang setiap ayat setidaknya 10 kali dan kemudian saya akan menghafalkannya. Dan Allah SWT yang memberikan kemudahan kepadaku,” jelas Rawan.

Prestasi Rawan bukan hanya membuktikan bahwa kondisi kesehatan tidak menghalangi pencapaian besar, tetapi juga meruntuhkan stereotip dan prasangka tentang kemampuan individu dengan Down Syndrome.

Rawan menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan kondisi serupa, menunjukkan bahwa dengan cinta, ketekunan, dan keyakinan, setiap orang dapat meraih mimpi mereka. 

Editor : Bahana.
#Al-Qur'an #Down Syndrom