Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tahukah Kamu Populasi Orang Kidal Hanya 10 Persen, Mengapa Demikian...

Trimina Klara • Kamis, 21 Desember 2023 | 17:50 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Alasan orang kidal atau lebih banyak melakukan aktivitas dengan tangan kiri dibandingkan tangan kanan adalah karena perbedaan ekspresi gen manusia.

Selain evolusi manusia, perbedaan tersebut juga dapat disebabkan oleh lingkungan sehingga mempengaruhi tumbuh kembang bayi.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 1980 menunjukkan bahwa preferensi seseorang terhadap tangan kiri atau tangan kanan ditentukan sejak dalam kandungan.

Hal ini terlihat pada minggu ke 8 hingga ke 13, jika bayi cenderung menghisap jempol kanan atau kiri sesuai USG.

Penelitian yang diterbitkan majalah eLife pada tahun 2017 menunjukkan bahwa penyebab kidal disebabkan oleh aktivitas gen di sumsum tulang belakang yang tidak simetris dengan rahim.

Seiring pertumbuhan bayi dalam kandungan hingga minggu ke-15, penggunaan tangan kanan atau kiri akan ditentukan meski korteks motorik dan sumsum tulang belakang belum terhubung.

Karena gerakan lengan dan tangan dimulai di korteks motorik yang terletak di otak, yang kemudian mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang.

Di sinilah sinyal diubah menjadi gerakan.

Bayi baru lahir mampu melakukan gerakan dan memilih tangan favoritnya sebelum otak mulai mengontrol tubuhnya.

Hal ini membuat para peneliti percaya bahwa sumsum tulang belakanglah yang menentukan preferensi tangan.

Lalu mengapa orang kidal hanya berjumlah 10 persen dari populasi?

Menurut peneliti dari Northwestern University berhipotesis bahwa kidal adalah hasil evolusi manusia.

Meski ada faktor genetik yang mendasarinya, namun faktor sosial yang cenderung memihak pada orang yang tidak kidal juga menjadi penyebab kondisi ini.

Editor : Bahana.
#orang kidal