RADAR JOGJA – Dalam 5 tahun sejak 2012, kaus TBC di Jepang dengan pasien dari luar negeri meningkat sebanyak 40 persen.
Pada tahun 2017, tercatat 1.530 orang terjangkit TBC.
Pada tahun 2018, Pemerintahan Jepang mencatat kembali adanya peningkatan jumlah pasien TBC oleh orang-orang dari luar negeri.
Kemudian pada tahun 2021, jumlah pasien TBC turun di bawah 10/100 ribu masyarakat Jepang.
Penurunan tersebut menjadikan Jepang sebagai negara endemis rendah untuk penyakit TBC oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Tetapi pada tahun 2022, Pemerintahan Jepang kembali mencatat adanya peningkatan jumlah pasien TBC yaitu sebanyak 10.235 yang dimana 11,9 persen pasien TBC tersebut berasal dari luar negeri.
Akibat hal tersebut, Menteri Kesehatan Jepang, Keizo Takemi, membuat pernyataan untuk mewajibkan turis dari luar negeri yang akan berkunjung ke Jepang, melakukan tes TBC atau tes tuberkulosis.
Pada tahun 2018, Keizo Takemi sebenarnya sudah berencana untuk menerapkan kewajiban tes tersebut.
Akan tetapi, rencana tersebut tertunda dan baru dapat terealisasikan untuk tahun 2024.
Kewajiban ini ditetapkan oleh Keizo Takemi kepada turis yang ingin berkunjung ke Jepang dengan waktu 3 bulan atau lebih untuk untuk tujuan apapun itu.
Kewajiban tersebut dikhususkan untuk keenam negara ini, yaitu negara Filipina, Vietnam, Tiongkok, Nepal, Myanmar, dan Indonesia.
Keenam negara tersebut diklaim oleh Menteri Kesehatan Jepang sebagai penyebab pasien TBC meningkat di Jepang.
Saat sudah sampai di Jepang, turis dari keenam negara tersebut akan diminta untuk melakukan tes TBC sebelum melakukan perjalanan ke Jepang.
Tes TBC dapat dilakukan di institusi medis yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah Jepang sebagai tempat tes TBC bagi turis asing.
Jika hasil tes positif, maka Jepang tidak akan mengeluarkan visa kepada para turis.
Mengidentifikasi orang yang terkena TBC merupakan hal yang sulit karena gejala tahap awal mirip dengan yang ditunjukkan oleh gejala flu.
Untuk mencegah virus TBC semakin parah, Bandara di Jepang sudah menggunakan kamera termografi untuk mengidentifikasi penumpang yang mengalami demam.
Dan mulai tahun depan, tes TBC akan menjadi syarat khusus bagi turis Indonesia yang ingin berkunjung ke Jepang. (Anistigfar/Radar Jogja)
Baca Juga: Bukan Isapan Jempol, Irish Bella Gugat Cerai Ammar Zoni Singgung Juga Terkait Hak Asuh Anak
Editor : Meitika Candra Lantiva