BANTUL - Herrymawan sekeluarga dikagetkan dengan suara benturan keras saat pagi hari. Sebuah mobil Toyota Vios berwarna putih ringsek menabrak bagian depan rumahnya.
Rumah itu sekaligus menjadi Salon Riana Dusun Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (16/11/2023) pukul 05.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, Pengemudi diduga mengantuk saat menabrak bangunan tersebut.
Kanitlantas Polsek Sewon, IPDA Muklas Ma'ruf mengatakan, kronologi kejadian berawal saat kendaraan yang dikemudikan Sigit Pamungkas melaju di Jalan Bantul dari arah utara ke selatan.
"Akibat dari lakalantas tersebut, kendaraan mengalami ringsek di bagian depan dan rumah bagian depan hancur," terangnya
Setelah mobil menabrak rumah itu, pengemudi mengaku mengalami rasa nyeri di dada. Kemudian Sigit dibawa ke Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Ringroad Selatan.
Menurut keterangan dokter, tidak ada indikasi luka. Tak berselang lama, Sigit sudah diperbolehkan pulang.
"Pihak kami mendampingi dirumah sakit dan bertanya dengan pihak rumah sakit apakah ada indikasi mengonsumsi miras dan dokter menjawab tidak. Sehingga pengemudi murni mengantuk", jelasnya.
Kedua belah pihak sudah datang ke Polsek Sewon untuk melakukan mediasi. Pihak pemilik rumah dan pengemudi mobil sepakat bahwa ingin menyelesaikan perkara kecelakaan lalu lintas ini secara kekeluargaan.
Pengemudi siap untuk memperbaiki kerusakan dan mengganti rugi barang yang rusak akibat kecelakaan tersebut.
"Kita menunggu hasil pengecekan biaya, sehingga mereka bisa mencantumkan di dalam surat pernyataan bahwa kecelakaan diselesaikan secara kekeluargaan mengingat tidak adanya korban jiwa", terangnya.
Pengemudi merupakan seorang kondektur bus salah satu travel di daerah Sleman. Setelah selesai bekerja, ia mau pulang ke Cilacap dengan mengendarai mobil tersebut.
Pengendara mengaku memang sudah merasa ngantuk dan berencana mau mencari tempat untuk istirahat. Belum mendapat tempat istirahat, mobil sudah menabrak sebuah rumah.
Pemilik rumah sekaligus salon yang ditabrak oleh mobil, Herrymawan menyampaikan bahwa kecepatan mobil sekitar 80 km/jam.
Ketika ditanya, pengemudi tidak sadar ada tikungan didepan. Ia menghantam pilar depam dan tembus ke garasi. Mobil sampai masuk garasi.
"Saat kejadian kami sedang berada di bagian belakang. Untungnya sekeluarga sedang tidak ada aktivitas di ruangan tersebut," ujarnya.
Estimasi kerugian setelah dipanggilkan beberapa tukang bangunan sekitar Rp 20 juta. Barang yang rusak meliputi garasi ambrol, pintu roolingdoor, kusen, dan beberapa lemari display pakaian salon yang pecah.
"Untuk pagi ini beliau (Sigit) sudah menitipkan sejumlah uang untuk semacam uang muka," tegasnya. (cr5)