RADAR JOGJA - Siapa sih yang nggak kenal Coldplay? Anak kekinian pasti tahu.
Ya, Coldplay merupakan grup musik rock asal Inggris yang dibentuk pada 1997. Grup band ini terdiri dari lima personel. Empat di antaranya, mejeng di depan layar dan satu bekerja di balik layar.
Mereka adalah Chris Martin (vokalis), Jonny Buckland (gitaris), Guy Berryman (bassis), Will Champion (drummer dan perkusionis), serta Phil Harvey (pengarah kreatif).
Nah, pada 2023 ini Coldplay melangsungkan tur konser dunia. Termasuk di Indonesia.
Ini kali pertama atau perdana Coldplay konser di Indonesia.
Coldplay dijadwalkan konser pada 15 November 2023. Lokasi konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Dengan kapasitas tiket konser sebanyak 78.000 premium single seat.
Penjualan tiket pun mulai dibuka pada 17-19 Mei 2023 lalu.Dan saat itu penjualan tiket konser Coldplay pun ludes dalam waktu sekejap. Hingga penggemar Coldplay berburu tiket dan rela merogoh kocek mahal.
Mereka tak segan-segan membayar tiket mahal demi melihat aksi panggung idolanya itu.
Kini jadwal konser pun segera tiba. Konser Coldplay yang hendak berlangsung pada Rabu, 15 November 2023 itu malah di tentang. Sambutan antusias seakan berbanding terbalik dengan awal digelarnya tour ke Indonesia tersebut.
Konser Coldplay di Jakarta mendapat penolakan keras dari sejumlah pihak yang menamai diri sebagai Gerakan Nasional Anti Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (Geranati-LGBT).
Demo pun digelar besar-besaran di empat titik. Antara lain, Mabes Polri, Kantor Kedutaan Besar Inggris, Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Sekelompok orang melakukan aksi demo menolak kedatangan grup band asal London, Inggris, Coldplay.
Aksi penolakan konser Coldplay di Jakarta oleh Geranati-LGBT, lantaran konser Coldplay dinilai membawa propaganda LGBT.
Dihimpun dari berbagai sumber, Juru Bicara Geranati-LGBT Novel Chaidir Hasan Bamukmin menyebut, penolakan ini bagian dari keresahan massa aksi (demo), terkait propaganda LGBT salah satunya lewat lagu populer Coldplay berjudul Yellow.
Gimana pendapatmu? Apakah setuju konser Coldplay tetap di gelar di Jakarta atau justru dibatalkan saja?