Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rumah Sakit Indonesia Bantah Tudingan Berafiliasi dengan Pasukan Hamas

Bahana. • Selasa, 7 November 2023 | 20:46 WIB
Rumah Sakit Indonesia di Gaza (jawa pos)
Rumah Sakit Indonesia di Gaza (jawa pos)

RADAR JOGJA - Baru-baru ini terdapat tuduhan yang dilontarkan Israel terhadap Rumah Sakit Indonesia yang berada di Gaza.

Mereka menuduh bahwa Rumah Sakit Indonesia menjadi salah satu markas untuk Pasukan Hamas.

Israel mengklaim bahwa terdapat tunnel atau terowongan bawah tanah yang menjadi akses pasukan Hamas.

Klaim Israel tersebut berasal dari video yang beredar di media sosial yang menunjukkan sebuah lubang bawah tanah berbentuk kotak di samping sebuah bangunan.

Lubang tersebut diklaim sebagai sebuah pintu masuk lorong bawah tanah yang ada di Rumah Sakit Indonesia.

Selain itu, pihak Israel juga menuduh bahwa lorongan bawah tanah tersebut digunakan untuk menyimpan bahan bakar solar milik Palestina.

Dilansir dari Jawa Pos (06/11/2023) pihak Rumah Sakit Indonesia pun akhirnya memberi bantahan.

Melalui kanal youtube MER-C Indonesia pada hari senin kemarin, jajaran Presidium MER-C memberikan klarifikasi dan bantahan atas tuduhan tersebut.

Ketua Presidium MER-C menyatakan bahwa mereka membangun rumah sakit tersebut murni untuk kepentingan profesionalisme yaitu membantu  masyarakat Gaza untuk  mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Kami membantah pada kesempatan ini, bahwa kita dalam membangun rumah sakit ini dalam konteks benar-benar profesional dan itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gaza,” ujar  Sarbini Abdul Murad ketua Presidium MER-C.

 Ketua MER-C juga menyatakan bahwa tuduhan tersebut merupakan sebuah langkah pembenaran untuk melancarkan roket ke Rumah Sakit Indonesia.

Maka pihaknya menghimbau kepada dunia internasional untuk menjaga institusi yang dilindungi oleh undang-undang seperti rumah sakit agar tidak menjadi sasaran penyerangan Israel.  

Rumah Sakit Indonesia merupakan satu-satunya rumah sakit yang tersisa dan menjadi tumpuan masyarakat sipil di Gaza.

Rumah sakit ini kurang lebih menampung sekitar 60 hingga 80 persen pasien yang merupakan anak-anak.

Pasien-pasien ini menjadi korban dari peperangan yang terjadi antara Israel dan Palestina yang sedang terjadi saat ini. Rumah Sakit Indonesia ini menjadi tumpuan sekitar 450 ribu masyarakat Gaza bagian timur. (Annida Muthi’ah)

 

Editor : Bahana.
#Israel #Palestina #gaza #rumah sakit indonesia