Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral! Istri dari Seorang Pendiri Grab Dukung Israel, Netizen Mulai Bersuara Untuk Boikot

Bahana. • Senin, 6 November 2023 | 17:33 WIB

 

Chloe Tong, istri pendiri Grab. (Instagram @chloetong)
Chloe Tong, istri pendiri Grab. (Instagram @chloetong)

RADAR JOGJA – Perusahaan Grab saat ini sedang jadi sorotan public. Banyak orang mulai menjadikan Grab sebagai sasaran untuk boikot selanjutnya.

Hal ini disebabkan karena sebuah unggahan di Instagram Story Chloe Tong, istri dari pendiri Grab yang menuai kontroversi.

Isi unggahan tersebut dinilai oleh warganet sebagai pernyataan bahwa Chloe Tong mendukung Israel.

Di dalam unggahan itu, istri dari pendiri Grab tersebut menyampaikan bahwa pengalaman berlibur yang paling menyenangkan adalah Israel.

Chloe Tong menulis jika ia sangat jatuh cinta dengan Israel, dan juga menyampaikan keprihatinannya melihat kondisi Israel.

Hal ini sontak membuat banyak netizen geram dan marah menilai istri dari pendiri Grab tersebut berada di pihak Israel.

Chloe Tong dinilai tutup mata pada keadaan yang ada di Gaza.

Hingga pada saat ini, istri pendiri Grab tersebut belum menyampaikan klarifikasinya dan ia memilih untuk mem-private akun Instagram pribadi miliknya.

Melihat hal tersebut, banyak sekali dari warganet mulai menyerukan untuk memboikot Grab.

Perusahaan asal Malaysia tersebut dinilai sebagai salah satu produk yang pro kepada Israel yang wajib untuk diboikot.

Di antara dari mereka juga mengancam akan meninggalkan aplikasi Grab dan akan berpindah pada perusahaan penyedia layanan dan jasa yang lain.

Menanggapi hal atau isu tersebut yang berkembang sangat cepat, Grab Indonesia bergerak cepat dengan melakukan klarifikasinya melalui media social Instagram @grabid.

Di dalam unggahannya, Grab menyatakan tidak akan pernah mendukung tindakan yang tidak mengindahkan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Grab juga menuliskan bahwa telah mendonasikan uang sebesar Rp 3,5 miliar untuk korban konflik di Gaza. Unggahan tersebut menerima berbagai macam reaksi dari warganet.

Banyak sekali dari mereka yang menyatakan akan tetap meninggalkan aplikasi tersebut.

“TETAP UNINSTALL, FOUNDERNYA SUDAH BERPIHAK,” komentar akun @elmakassary.

“Gak ngaruh, percuma pencitraan min, udah telat” komentar akun @aidil_ramadhani.
(Putri Aprilia Ningsih/Radar Jogja)

Editor : Bahana.
#Israel #grab #Palestina #boikot