RADAR JOGJA - Open minded merupakan suatu istilah yang sangat populer pada masa sekarang ini. Open minded diartikan sebagai sebuah pemikiran yang positif dan terbuka dengan hal-hal baru.
Pemikiran tersebut disertai dengan munculnya sikap-sikap yang mengarah ke suatu hal yang memiliki karakteristik condong ke arah modernisasi.
Dilansir dari alodokter.com istilah open minded sesungguhnya adalah suatu kemampuan untuk berpikir secara terbuka terhadap berbagai macam ide, gagasan, informasi, ataupun sebuah argumen.
Kemampuan terbuka tersebut dapat membantu seseorang untuk lebih kritis, rasional, dan menemukan solusi dan pemecahan masalah yang lebih tepat.
Istilah Open Minded ini menjadi sebuah wujud dukungan pemikiran untuk menerima modernisasi yang berkembang dengan pesatnya.
Karakteristik orang Open Minded
Beberapa tanda-tanda seseorang memiliki pemikiran yang Open Minded.
- Terbuka terhadap pemikiran orang lain
- Tidak takut mengutarakan pemikiran dan pendapat pribadi
- Tidak takut membuat kesalahan
- Memiliki empati yang tinggi
- Percaya bahwa setiap orang memiliki hak untuk berbagi tentang apa yang sedang dipikirkan.
- Memiliki sikap rendah
Cara Mengembangkan Pemikiran Seseorang Menjadi Open Minded.
Pemikiran open minded bukanlah sesuatu yang berasal dari lahir. Adanya open minded berasal dari sebuah usaha yang dilakukan seseorang dalam mengembangkan dirinya.
Melalui pengembangan diri tersebut pemikiran terbuka atau open minded akan berkembang dan menjadi bagian dari seorang individu.
Berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membentuk suatu pemikiran terbuka atau open minded (dilansir dari aladokter.com);
Terima ketidaktahuan yang dimiliki
Salah satu caranya yaitu dengan menerima ketidaktahuan. Manusia penuh dengan kekurangan dan tidak semua hal diketahui oleh individu.
Banyak orang yang tidak tahu jika dengan ketidaktahuan tersebut menjadi faktor utama pemikiran terbuka atau open minded bisa terbentuk.
Dengan menyadari ketidaktahuan yang dimiliki akan memunculkan rasa empati. Tidak semua kita ketahui dan mungkin saja semua orang tahu kecuali kita.
Dengan fakta tersebut maka pikiran kita akan terlatih untuk bisa menerima perbedaan yang ada.
Melakukan Refleksi Diri
Setelah mendapatkan informasi, ide, gagasan baru hendaklah melakukan refleksi diri terlebih dahulu.
Cara merefleksikannya yaitu dengan bertanya kepada diri sendiri, apakah suatu ide atau gagasan tersebut sesuai dengan kepribadian kita.
Dengan mengajukan refleksi tersebut, maka akan membantu dalam mengambil sikap bijaksana dan terbuka dengan ide-ide baru.
Cari Keberagaman
Cara terakhir yang dapat dilakukan untuk membentuk sebuah pemikiran yang terbuka atau open minded yaitu dengan membiasakan diri bergaul dengan keberagaman.
Cobalah sering-sering berkumpul dengan orang-orang yang memiliki kebudayaan yang beragam.
Dengan begitu kita akan terbiasa mentoleransi Kebiasaan mentoleransi tersebut dapat membantu kita memahami perbedaan.
Pemikiran yang terbuka open minded merupakan sebuah kebutuhan yang harus dimiliki setiap individu pada masa sekarang ini.
Apabila pemikiran kolot masih terus menyelimuti maka akan mengalami ketertinggalan yang sangat jauh karena dunia sudah mengalami perubahan yang pesat. (Annida Muthi’ah)
Editor : Bahana.