Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ketua DPRD DIJ Nuryadi Dorong Aset Daerah Dikelola Pengusaha Lokal

Kusno S Utomo • Senin, 30 Oktober 2023 | 20:10 WIB

Ketua DPRD DIJ Nuryadi memberikan sambutan
Ketua DPRD DIJ Nuryadi memberikan sambutan

RADAR JOGJA - Ketua DPRD DIJ Nuryadi setuju aset-aset daerah milik Pemprov DIJ dapat dikelola dan dimanfaatkan para pengusaha lokal. Apalagi jumlah aset daerah itu cukup banyak dan bernilai sangat strategis.

Dorongan agar pengusaha lokal berperan dalam pengelolaan aset daerah itu bukan dalam rangka menciptakan dikotomi antara pengusaha lokal dan nasional maupun internasional.

“Tapi semata-mata sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat DIJ,” kata Nuryadi pada Senin (30/10).

“Pengusaha lokal itu pasti memiliki tanggung jawab moral yang pasti lebih,” lanjutnya.

Baca Juga: Nuryadi Ajak Masyarakat Bumikan Batik dengan Dana Keistimewaan

Sebelumnya pandangan itu disampaikan Nuryadi saat menghadiri Re-Branding Ceremony Loman Park Hotel Yogyakarta di Jalan Gejayan/Afandi Depok, Sleman pada Sabtu 28 Oktober 2023. Sebelumnya Loman Park Hotel bernama Hotel Radisson dan Jogja Plaza Hotel (JPH).

Nuryadi mengingatkan, ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, keberadaan aset milik Pemprov DIJ. Kedua, pengusaha lokal. “Dua hal ini sangat penting,” tegasnya.

Peluncuran Loman Park Hotel Yogyakarta merupakan salah satu contoh aksi nyata keberanian Pemprov DIJmemberikan kepercayaan dan kesempatan luas kepada pengusaha lokal. Dikatakan, dengan dikelola pengusaha lokal,semua sirkulasi keuangan tidak akan lari keluar Jogja, tapi kembali kepada pemprov. “Artinya kembali kepada masyarakat DIJ,” kata Nuryadi.

Nuryadi menambahkan, berkaca dari Loman Park Hotel yang sepenuhnya dikelola pengusaha lokal, DPRD DIJ tidak akan ragu-ragu lagi memberdayakan aset-aset milik daerah bila memungkinkan dikerjakan sendiri oleh pengusaha lokal.

Baca Juga: Nuryadi Dukung Danais untuk Pengembangan Kampung Batik Istimewa

Dia berharap muncul banyak pengusaha daerah yang bisa dipercaya k mengelola aset daerah yang bisa dikembangkan bersama. Ini sama halnya saat DPRD DIJ menetapkan APBDyang disertai komitmen kuat untuk kesejahteraan masyarakat.

Tak lupa, Nuryadi berpesan kepada manajemen Loman Park Hotel Yogyakarta harus memiliki tanggung jawab menatap ke depan menopang kemajuan pariwisata DIJ. Dengan kata lain, kepercayaan yang sudah diberikan  pemprov besama dewanitu jangan disia-siakan.  

Nuryadi juga berpesan hotel yang bersejarah itu dikelola dengan tetap menonjolkan ciri khas Jogja sebagai kota budaya. Dengan begitu, wisatawan maupun tamu yang berkunjung bisa merasakan atmosfer dan ruh Jogja.

Baca Juga: Nuryadi : Butuh Gerak Cepat Pemerintah Guna hadapi Pandemi Covid-19

Re-Branding Ceremony Loman Park Hotel Yogyakartadihadiri beragam kalangan. Ada perwakilan dari seniman, budayawan maupun tamu undangan lainnya. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pariwisata DIJ Kurniawan hadir mewakili gubernur DIJ.

Dikatakan, re-branding merupakan keputusan besar.  Namun bukanlah akhir karena menjadi titik kritis pertama perjalanan Loman Park Hotel Yogyakarta. Hotel tersebut memiliki luas 2, 27 hektare. Dikelola BUMD pemprov PT Anindya Mitra Internasional (AMI) dan PT Jogja Wisata Istimewa.

General Manager Loman Park Hotel Yogyakarta Handono S. Putro mengatakan, hotel bergaya arsitektur Jawa modern itu dibangun 1995 berkomitmen maju bersama masyarakat. Sedangkan Direksi PT Jogja Wisata IstimewaFerry Pribadi menambahkan, Loman Park Hotel Yogyakarta punya sejarah panjang. Keberadaannya tak bisa lepas dari kawasan Kolombo. Hotel tersebut sebelumnya pernah menjadi kolam renang yang tersohor di Jogja. (kus)

Editor : Satria Pradika
#ami #Pemprov DIJ #Ketua DPRD DIJ #Nuryadi