Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Google Umumkan Rencana Bangun Kabel Laut Jaringan Internet Ke Negara-negara Kecil

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 26 Oktober 2023 | 22:05 WIB
Ilustrasi kabel bawah laut jaringan internet yang rencana dibangun Google. (jagalaut.id)
Ilustrasi kabel bawah laut jaringan internet yang rencana dibangun Google. (jagalaut.id)

RADAR JOGJA - Alphabet atau induk usaha Google mengumumkan rencana membangun kabel laut jaringan internet melewati Samudra Pasifik, termasuk negara-negara kecil seperti Timor Leste dan Papua Nugini yang berdekatan dengan Indonesia.

Dilansir dari cnbcindonesia.com, pejabat pemerintah AS mengungkapkan rencana pembangunan kabel laut Amerika Serikat menyebrangi Samudra Pasifik menuju Australia akan diumumkan pada Rabu (25/10/2023) waktu setempat.

Kesepakatan pembangunan jaringan kabel laut akan memperluas proyek kabel laut komersial Google ke wilayah yang mencakup negara seperti Mikronesia, Kiribati, Kepulauan Marshall, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Timor Leste, Tuvalu, dan Vanuatu.

Anthony Albanese, Perdana Mentri Australia berencana akan bertemu dengan Presiden Joe Biden.

Pemerintah dari kedua negara akan memberikan kontribusi finansial untuk proyek kabel laut Google.

Pemerintah Australia akan memberikan kontribusi sebesar US$ 50 Juta, sementara AS akan menyumbangkan US$ 15 Juta.


China dan Amerika Serikat sedang bersaing untuk mempengaruhi negera-negara di tengah Samudra Pasifik.

Kedua negara ini berusaha menjalin kemitraan militer dan pembangunan infrastruktur dengan pemerintah negara-negara Pasifik tersebut.


Tak sampai disitu, Joe Biden juga mendorong agar Amerika Serikat tetap dominan di bidang layanan telekomunikasi.

Penguasaan indurstri telekomunikasi dinilai sebagai salah satu kunci isu keamanan nasional karena terkait pengendalian arus informasi dari dan keseluruh dunia.


Saat ini Google sedang membangun kabel fiber optik yang melewati Taiwan untuk menghubungkan Filipina dan Amerika Serikat.


Sebagai bagian dari proyek infrastruktur telekomuniksasi negara-negara kepulauan Pasifik AS juga akan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk membangun ketahanan keamanan siber, termasuk membantu pencadangan data ke jaringan cloud global. (Redempta Erinita Yolanda/Radar Jogja)

Baca Juga: Kabar Bahagiaa...! Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Berikan Diskon Tiket hingga 80 Persen Ini Rutenya !



Editor : Meitika Candra Lantiva
#jaringan internet #negara kecil #google #Kabel Bawah Laut #pembangunan