RADAR JOGJA - Kasus bunuh diri (Bundir) belakangan terus menjadi trending di media sosial.
Di Indonesia sendiri tercatat 971 jumlah kasus bunuh diri sepanjang peiode Januari- 18 oktober 2023.
Data tersebut dikeluarkan langsung oleh Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Kepolisian RP (Polri).
Angka tersebut sudah melampaui kasus bunuh diri di tahun 2022 lalu yang jumlnya 900 kasus.
Berdasarkan lokasi pelaporannya, kasus bunuh diri di Indonesia paling banyak terjadi di Jawa Tengah yaitu mencapai 356 kasus.
Polri juga mencatat, kasus bunuh diri paling banyak ditemui di perumahan atau pemukiman, yaitu sebanyak 741 kasus.
Kemudian di perkebunan 104 kasus, dan persawahan 18 kasus.
Sebagian besar kasunya terjadi pada pagi sampai siang hari, yakni pukul 05.00-07.59 WIB (tercatat 246 kasus) dan pukul 08.00-11.59 WIB (tercatat 212 kasus).
Kasus bunuh diri yang terjadi juga didominasi oleh remaja usia pelajar dan mahasiswa bahkan ada juga yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Baru-baru ini terjadi dua kasus bunuh diri di lingkungan mahasiswa, kasus tersebut pun terjadi dalam kurun waktu 2 hari.
Pertama, kasus bunuh diri seorang mahasiswa yang ditemukan tewas di Mall Paragon Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (10/10/2023).
Mahasiswa berinisial NJW tersebut diketahui sedang mengenyam Pendidikan di salah satu Universitas di Semarang.
Dihari berikutnya, dugaan bunuh diri juga terjadi, dan lagi-lagi merupakan seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Semarang, Jawa Tengah juga.
Mahasiwa berinisial EN tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamr kosnya,pada Rabu (11/10/2023).
Menyikapi kasus bunuh diri yang terjadi di kalangan mahasiswa ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta seluruh kampus di Indonesia untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman dan nyaman.
“Saya sangat prihatin dengan mahasiswa bunuh diri. Kampus itu harus kita hadirkan kampus yang SAN, yaitu sehat, aman, nyaman. Sehat jasmani, sehat Rohani, sehat psikologi, sehat emosional, sehat finansial, sehat sosial itu penting,” ucap Nizam selaku Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi.
Selain itu, Into The Light, sebuah komunitas ppencegahan bunuh diri dan Kesehatan jiwa di Indonesia, menyarankan orang-orang yang memiliki keinginan bunuh diri agar menghubungi layanan Kesehatan terdekat atau bertemu dengan psikolog atau psikiater.
Dilansir dari databoks, berikut informasi lengkap 10 daerah atau provinsi dengan laporan kasus bunuh diri terbanyak di Indonesia selama periode Januari-18 Oktober 2023.
1. Jawa Tengah : 356 Kasus
2. Jawa Timur : 184 Kasus
3. Jawa Barat : 60 Kasus
4. Daerah Istimewa Jogjakarta: 48 Kasus
5. Bali : 94 Kasus
6. Sumatra Utara : 41 Kasus
7. Lampung : 27 Kasus
8. Sumatra Barat : 26 Kasus
9. Bengkulu : 22 Kasus
10. Sulawesi Utara : 18 Kasus
(Bernadette Aristi Rudi Sanjaya/Radar Jogja)
Editor : Meitika Candra Lantiva