RADAR JOGJA - Seniman Paku Rivet Indonesia (SPRI) yang beranggotakan para pelaku usaha dalam bidang alumunium, kaca, Aluminium Composite Panel (ACP), kusen, meubel hingga las baru saja melakukan pertemuan bertajuk Kopdar Nusantara SPRI yang berlangsung di Jogjakarta, Minggu (22/10). Pertemuan yang dihadiri segenap anggota lintas kota ini merupakan pertemuan pertama yang dilakukan setelah SPRI resmi terbentuk pada September 2020 silam.
Pendiri SPRI Hendra Wijaya Latief mengungkapkan, bahwa SPRI datang dari inisiatifnya untuk mewadahi para pelaku usaha agar saling bersinergi dan berkolaborasi dalam sebuah perkumpulan yang resmi. SPRI sendiri didirikan di Makassar dan kini sudah memiliki anggota yang mencapai 1000 orang."Ini uniknya, justru SPRI pusatnya di Makassar baru cabang-cabangnya di berbagai kota," jelasnya.
Hendra menyebut, Jogjakarta dipilih sebagai kota pertama kopdar nusantara karena dirasa ideal secara lokasi dan banyak hal yang bisa dilakukan selain agenda SPRI.
"Banyak hal di Jogja termasuk wisata kuliner hingga wisata alam dan budaya," tuturnya.
Diakuinya, output yang ingin dicapai SPRI adalah untuk mengumpulkan dan menyatukan para pelaku usaha agar ada kerjasama yang terjalin.
Tidak hanya fokus pada berjejaring semata, dalam prosesnya SPRI juga banyak melakukan kegiatan sosial guna meningkatkan solidaritas antar anggotanya.
"Kami banyak kegiatan sosial mulai dari galang dana, santunan hingga pembangunan rumah ibadah," sambungnya.
Hendra membeberkan, bahwa semua kalangan secara umum dapat diterima di SPRI mulai dari pengusaha, tukang, distributor sampai freelancer atau aplikator.
"Semangat yang dibawa persaudaraan dan juga kolaborasi antar pengusaha lintas bidang dan lintas kota," seru Hendra.
Sementara itu, Ketua umum SPRI Rafiuddin berharap, bahwa perkumpulan yang dilakukan SPRI bisa terus dilakukan secara konsisten dengan jumlah anggota yang juga terus bertambah setiap tahunnya.
"Saya berharap dengan kopdar Nusantara bisa ketemu lagi di tahun depan dengan anggota yang hadir lebih banyak," bebernya.
Dalam kopdar nusantara di Jogjakarta sendiri dihadiri oleh beberapa perwakilan anggota yang datang dari Bekasi, Salatiga, Banjarnegara hingga Jawa Timur.
Rafi mengaku telah menyiapkan skema pengurus yang akan bertugas di masing-masing regional kota, hal tersebut dilakukan guna memudahkan proses koordinasi dan juga komunikasi lintas kota.
"Anggotanya tersebar, ada di hampir seluruh daerah Indonesia," ujarnya.
Lebih jauhnya, SPRI berkeinginan untuk dapat menyesuaikan keinginan anggota dengan para pengurus yang datang berbagai daerah. "Kami buat keanggotaan SPRI dengan spirit persaudaraan," tutupny. (iza/ila)
Editor : Reren Indranila