Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buntut Mendukung Palestina, Benzema Terancam Dicabut Kewarganegaraan Perancis Dan Harus Mengembalikan Ballon D

Bahana. • Kamis, 19 Oktober 2023 | 19:55 WIB
Benzema terancam mengembalikan Ballon D
Benzema terancam mengembalikan Ballon D

RADAR JOGJA – Karim Benzema kembali harus menanggung perbuataannya karena membela Palestina.

Setelah Menteri Dalam Negeri Perancis menuduh Benzema sebagai teroris, kini senator Perancis mengancam akan mencabut kewarganeraan Perancis milik mantan pemain Real Madrid tersebut.

Hal ini diucapkan oleh senator Les Republicains, Bouches-du-Rhone, Valerie Boyer.

Hal ini diucapkan oleh Boyer setelah mendengar wawancara Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin yang menuduh Benzema memiliki “Hubungan khusus” dengan kelompok teroris Ikhwanul Muslimin.

Dalam siaran persnya, Boyer menyatakan dengan keras terhadap Benzema jika tuduhan Menteri Dalam Negeri itu terbukti.

Dia meminta mencabut kewarganegaraan Perancis milik Benzema dan Ballon d'Or yang diraihnya setahun lalu.

“Jika pernyataan Menteri Dalam Negeri itu benar, kita harus mempertimbangkan sanksi terhadap Karim Benzema, ” kata Boyer dilansir dari Marca

Bahkan Boyer menuduh Benzema telah mengkhianati Perancis jika masih membela Palestina. Benzema juga dituduh telah mencemarkan nama baik Perancis di mata dunia.

“Sanksi awalnya yang simbolis adalah pencopotan Ballon d'Or darinya. Terakhir, kita harus meminta hilangnya kewarganegaraan. Kami tidak dapat menerima bahwa orang berkewarganegaraan ganda Perancis, yang dikenal secara internasional, dapat mencemarkan nama baik dan bahkan mengkhianati negaranya dengan cara seperti itu.” tambah Boyer.

Boyer menambahkan alasan mengapa kewarganegaraan dan Ballon D’or harus dikembalikan karena Benzema tidak bereaksi sama sekali ketika Perancis mengalami aksi terror berupa penikaman seorang guru di Perancis dilakukan oleh pria yang mengaku sebagai simpatisan ISIS (Islamic State Of Iraq and Syria).

Aksi terror ini terjadi pada hari Jumat 17 Oktober 2023 lalu dan membuat Perancis menaikan level pengamanannya. (MUHAMMAD HAFIDZ FAUZAN/ RADAR JOGJA)

 

Editor : Bahana.
#benzema ballon dor 2022 #gaza #radar jogja #perancis #benzema #dukung palestina