Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Karang Taruna DIY Didorong Terus Berinovasi, GKR Hayu: Sulit Menemukan Pihak yang Support

Iwan Nurwanto • Senin, 16 Oktober 2023 | 19:55 WIB
PENGHARGAAN: Awarding Night Pekan Inovasi Sosial yang menjadi rangkaian Festival Karang Taruna DIY pada Minggu (15/10) di Jogja City Mall. (Istimewa)
PENGHARGAAN: Awarding Night Pekan Inovasi Sosial yang menjadi rangkaian Festival Karang Taruna DIY pada Minggu (15/10) di Jogja City Mall. (Istimewa)

SLEMAN - Pekan Inovasi Sosial yang menjadi rangkaian Festival Karang Taruna ditutup dengan Awarding Night pada Minggu (15/10) di Jogja City Mall. Dalam kegiatan tersebut, karang taruna di DIY didorong agar memaksimalkan digitalisasi untuk meningkatkan perekonomian.


Ketua Karang Taruna DIY GKR Hayu mengatakan, melalui kegiatan tersebut anggota Karang Taruna dapat dipertemukan dengan berbagai pemangku kepentingan. Lalu, kemudian dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan program-programnya.


"Karang Taruna memiliki banyak program dan produk, tetapi sulit menemukan pihak yang support. Mungkin dari segi idenya ada, tetapi eksekusinya kurang,” ujar GKR Hayu dalam keterangan tertulis, Senin (16/10).


Dalam Pekan Inovasi Sosial itu, ada sepuluh besar peserta yang diseleksi dari total 106 peserta. Adapun pesertanya berasal dari hasil penjaringan kalurahan di DIY. 

 Baca Juga: Tim Pelaksana PPK Ormawa HMTP UAD Gandeng Karang Taruna Desa Gadingsari Adakan Pelatihan Pembuatan Pelet Ikan

Melalui seleksi tersebut, nantinya akan terbangun kepercayaan kepada pihak-pihak yang memberikan dukungan. Serta kemudian bantuan yang mereka berikan tidak percuma.


Adapun hasil seleksi diambil peserta yang memiliki pengembangan inovasi terbaik serta telah mempresentasikan inovasinya di hadapan berbagai mitra kolaborator.

Itu meliputi mitra dari dunia usaha dan dunia industri, lembaga pendidikan tinggi, lembaga pemerintah, serta berbagai lembaga lain. Inovasi yang terpilih pun memperoleh piagam penghargaan sebagai social innovator.


"Ini sudah kita kurasi, hasilnya bagus dan jelas, karang taruna-nya legal, jadi kita bawa dan pertemukan lembaga donornya," terang GKR Hayu.


Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Cahyadi menyampaikan, pihaknya mendukung agar karang taruna bisa membantu dalam pengembangan ekonomi digital UMKM. Pihaknya yakin peluang pasarnya sangat lebar.

Dengan demikian, dibutuhkan sebuah kolaborasi untuk menunjang pergerakan ekonomi dan memperluas pangsa pasar pelaku UMKM serta karang taruna.

Baca Juga: Belanja Daerah Terbesar di Gunungkidul untuk Bayar Gaji PNS


"Peran PLN Icon Plus membangun konektivitas digital hingga desa-desa. Sehingga dengan koneksi digital ini pelaku UMKM dan Karang Taruna bisa mengakses internet dan memasarkan produknya, bahkan membuat suatu kreativitas konten-konten untuk memasarkan produk," ungkap Cahyadi.


Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono mengaku, sangat mengapresiasi Pekan Inovasi Sosial. Karena melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bukti konkret bahwa Pemprov DIY mendukung karang taruna dan kegiatannya.


Menurutnya, inovasi para pemuda sangat maju dalam cara berpikirnya. Sehingga kemudian tinggal ide dan gagasan tersebut bisa diolah menjadi sesuatu yang konkret.


"Ini juga menunjukkan bahwa karakter pemuda Jogja tidak ketinggalan dan mestinya berkelanjutan," katanya. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#inovasi sosial #karang taruna #GKR Hayu