MAGELANG - Kementerian Agama (Kemenag) RI mendukung pemasangan chattra di atas stupa induk Candi Borobudur.
Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha, Kemenag RI Supriyadi mengatakan, rencana pemasangan chattra Candi Borobudur sudah pernah dibahas.
Kajian soal pemasangan chattra ini bakal terus dilakukan. Kemenag pun sudah berkirim surat kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk merumuskan kebijakan pemasangan chattra.
Selain itu, pemasangan chattra di atas stupa indu Candi Borobudur, juga dinilai menambah aura spiritualitas umat Buddha.
Dia menuturkan, rencana pemasangan chattra tersebut saat ini terus berproses. Harapannya dapat segera direalisasikan.
Kemenag pun mendukung sepenuhnya pemasangan chattra sebagai pelengkap Candi Borobudur. "Pemasangan ini tidak serta-merta inisiatif dari Kemenag, tapi juga usulan dari umat Buddha," ujarnya.
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi dan Media Wibowo Prasetyo mengatakan, umat Buddha sudah lama merindukan kesempurnaan pada stupa di Candi Borobudur.
Dia menyebut, pemasangan chattra ini sebagian besar merupakan harapan dari kalangan umat Buddha. Dengan banyak diskusi dan pertimbangan.
Wibowo menyebut, chattra memiliki nilai filosofis yang luar biasa. Terlebih, tokoh dan umat Buddha menginginkan agar chattra itu dapat dipasang.
Dia pun meminta kepada Dirjen Bimas Buddha untuk membentuk ruang diskusi yang objektif dan komprehensif. Tapi, juga mempertimbangkan banyak perspektif.