JOGJA - Sebanyak 14 Kemantren di wilayah DIY saling bersinergi dan menunjukkan kreativitas masing-masing. Mereka bersemangat tampil dalam gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) edisi ke-8 di kawasan Tugu Pal Putih Jogja Sabtu (7/10).
Secara bergantian, tiap-tiap kemantren tampil dalam sebuah pawai parade dan membawakan lakon tokoh-tokoh pewayangan.
Kreativitas tersebut makin terlihat dari ragam ornamen yang digunakan dalam busana yang mereka pakai. Salah seorang warga Gondomanan Hermanto, yang juga mengikuti pawai, mengaku antusias dengan pawai budaya WJNC tersebut.
"Senang rasanya, sudah tahun ke-8 dan selalu hadir berpartisipasi," katanya pada Radar Jogja, Sabtu (7/10).
Hermanto mengaku, segenap warga Gondomanan melakukan persiapan mulai dari latihan koreografi hingga kostum kurang lebih satu bulan lamanya.
"Kurang lebih sebulan itu, latihannya juga belasan kali," sambungnya.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi atas kehadiran para masyarakat yang hadir secara langsung untuk menonton pawai tersebut.
"Alhamdulillah banyak sekali yang nonton, senang dan haru ya rasanya," tuturnya.
Kebanggaan juga dirasakan oleh salah seorang warga Jetis Yanto. Dia mengaku baru pertama kali terlibat dalam pawai budaya WJNC.
"Baru pertama ikut, senang banget akhirnya bisa ikut tampil," ujarnya.
Yanto menuturkan, bahwa ia tak terlalu memikirkan kemenangan, menurutnya bisa terlibat dalam agenda WJNC tersebut sudah cukup membanggakan baginya.
"Tidak mikirin menang, kalo menang syukur tapi bisa ikut saja sudah bangga sekali," serunya. (iza)
Editor : Amin Surachmad