Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kiper Muda PSIM Jogja Khairul Fikri Tengah Menjadi Sorotan Publik, Dulu Main di Posisi Penyerang

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 4 Oktober 2023 | 02:55 WIB
APIK: Kiper PSIM Jogja Khairul Fikri Ma
APIK: Kiper PSIM Jogja Khairul Fikri Ma

JOGJA - Pada pekan keempat lanjutan kompetisi pengadaian Liga 2 2023/2024 beberapa hari yang lalu, PSIM Jogja berhasil mengalahkan tim tuan rumah Malut United dengan skor tipis 1-0.


Dalam pertandingan tersebut, kiper muda dari Laskar Mataram Khairul Fikri Ma'arif ternyata menjadi sorotan publik. Hal itu dikarenakan penampilannya yang gemilang di bawah mistar gawang saat kontra Malut United di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.


Fikri adalah salah satu dari empat pemain U-21 yang menjalani debut bersama PSIM Jogja sebagai pemain muda. Pemain tersebut menjalani penampilan perdananya saat bermain melawan Laskar Kie Raha.


Sosok Fikri memang cukup mencuri perhatian publik dalam penampilan perdananya itu. Berawal dari insiden tabrakan antara Sendri dan Sasraku yang membuat Sendri harus ditarik dari lapangan pada menit ke-19.

Penjaga gawang muda itu masuk untuk menggantikan Sendri. Sejak awal Fikri langsung diuji dengan tembakan Baasith di menit-21.

Namun, setelah itu mental Fikri patut diacungi jempol. Lantaran berbagai serangan musuh di sepanjang laga mampu terpatahkan oleh kemampuannya.


Dalam penampilan pertamanya itu Fikri dipuji karena bisa mencetak clean sheet bersama timnya. Namun, pada pertandingan perdananya itu, Fikri mengaku sempat merasakan grogi dan jantungnya berdebar-debar.


"Di penampilan perdana kemarin, perasaannya deg-degan campur bersyukur. Sebab apa yang selama ini diusahakan dan upayakan ternyata saya bisa. Dan alhamdulillah pada saat itu saya bisa bermain dengan maksimal," ujarnya (3/10).


Fikri adalah lenjaga gawang muda kelahiran asal Purworejo, 24 Februari 2003. Namun sejak kecil, dia sudah tinggal dan tumbuh di Kotagede, Jogjakarta.


Di Kotagede pula, saat itu Fikri mulai belajar sepak bola. Bergabung dengan SSB Bharata yang berpusat di Lapangan Karang Kotagede. Fikri mulai mengasah kemampuan mengolah si kulit bundar.


Meskipun kini berperan sebagai penjaga gawang, awalnya dulu dia ternyata malah berposisi sebagai penyerang. Bermula saat penjaga gawang utama timnya mengalami cedera, Fikri ditawari oleh pelatihnya untuk mengisi posisi tersebut.

Mulai sejak saat itu jika ada kompetisi, Fikri mengaku malah mengikuti seleksi penjaga gawang ketimbang sebagai penyerang.


Beberapa tahun di SSB Bharata, Fikri lalu pindah ke SSB Baturetno. Setelah itu, kemampuan sepak bolanya semakin terasah.

Sebab, ada beberapa klub junior maupun tim daerah tercatat pernah dibelanya. Seperti Persiba U17, Protaba U17, PSS U17, Polda Bantul, JK United, Porda Bantul, dan terakhir Rans Nusantara FC U20.


Fikri adalah sosok pemain muda yang memiliki semangat berlatih yang tinggi. Bahkan, di luar jadwal reguler latihannya, dia menambah waktu latihan sendiri.


Fikri mengaku kalau berguru pada pelatih Ali Murtono, yang sekarang menjadi pelatih kiper Persiba Bantul, dan Didik Wisnu, yang menjadi pelatih Persipa Pati.


Saat ini, Fikri mengaku tengah fukos latihan untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Sebab, dipertandingan mendatang, PSIM Jogja akan kembali melakoni laga tandang ke Stadion Kebogiro untuk meladeni tim tuan rumah Nusantara United.


"Saya fokus ke latihan dulu karena ini masih ada waktu. Soal bermain atau tidaknya saya mengikuti arahan dari pelatih. Kalau mendapat kesempatan lagi, saya sudah dalam kondisi siap," ungkapnya.

 

Fikri juga tengah berharap agar para penjaga gawang seniornya Sendri Johansah dan Wahyu Tri  yang sedang mengalami cedera agar lekas pulih kembali.


"Saya juga belajar dari senior-senior saya di PSIM. Semoga Mas Sendri dan Mas Wahyu segera pulih," harapnya.


Sebagai pemain muda yang membela tim Laskar Mataram, Fikri juga berharap tim yang dibelanya itu dapat mencapai cita-citanya yaitu lolos ke Liga 1.


"Saya pribadi berharap kepada PSIM Jogja, semoga semua pelatih, official, senior, dan rekan-rekan semua agar selalu diberikan kesehatan supaya dapat memberikan hasil yang maksimal disetiap pertandingan," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#PSIM #Malut United #Liga 1 #PSIM Jogja