RADAR JOGJA – Dunia media sosial sedang ramai tentang bunga yang mekar di Antartika.
Antartika yang diketahui sebagai wilayah terdingin yang permukaannya ditutupi oleh es. Tentu ini menjadi salah satu fenomena aneh.
Dilansir dari idntimes.com, melalui akun twitter @dailyloud terlihat gambar bunga yang bermekaran di Antartika.
Foto itu diambil di Greenland, bukan Antartika. Ada dua jenis tanaman berbunga asli yang tumbuh di Benua Antartika, yakni rumput rambut antartika (Deschampsia antartica) dan lumut mutiara antartika (Colobanthus quitensis).
Namun, tumbuhnya bunga – bunga ini menjadi peringatan bahwa ada hal yang mengkhawatirkan.
Nicoletta Cannone dari Univerity of Insubria mengatakan bahwa pertumbuhan yang cepat dari tumbuhan ini adalah akibat suhu yang semakin hangat di wilayah tersebut.
Mempelajari fenomena ini di Pulau Signy yang merupakan bagian dari Kepulauan Orkney di Antartika Selatan.
Penelitian menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir penyebaran Colobanthus dan Deschampsia ke seluruh benua beku ini menjadi lebih cepat akibat suhu bumi yang semakin tinggi.
Hipotesis dari Nicoletta Cannone adalah perluasan yang mengejutkan dari tanaman tersebut terutama disebabkan oleh pemanasan udara musim panas.
Pertumbuhan dan penyebaran tanaman di Antartika yang cepat merupakan bukti nyata dari percepatan respon ekosistem terhadap pemanasan global.
Pemanasan global ini akan berlanjut di masa depan dan dapat berpotensi memicu perubahan ekosistem di Antartika. Ada faktor lain juga seperti, penurunan populasi hewan seperti anjing laut. (Juliana Belence)
Editor : Bahana.