Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Otoritas Palestina (PA) Mengutuk Serangan Israel di Tepi Barat dan Merayakan Yom Kippur di Masjid Al Aqsa

Bahana. • Senin, 25 September 2023 | 20:50 WIB
Muammar Awad/Xinhua/Antara
Muammar Awad/Xinhua/Antara

RADAR JOGJA - Otoritas Palestina (PA) mengeluarkan pernyataan tegas pada hari Minggu (24/9), menuduh Israel bertanggung jawab atas eskalasi kekerasan di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan ini datang segera setelah laporan dua warga Palestina tewas dalam serangan militer Israel.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, dua orang tewas ketika pasukan Israel melakukan serbuan di kamp pengungsi Nour Shams dekat Kota Tulkarem di Tepi Barat pada pagi hari Minggu (24/9).

Insiden ini meningkatkan ketegangan yang sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Tidak hanya itu, ratusan pemukim Israel juga menerobos masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa di wilayah pendudukan di Jerusalem Timur untuk merayakan Yom Kippur, hari paling suci dalam kalender Yahudi. Hal ini memicu kecaman dari pihak Palestina.

Juru bicara PA, Nabil Abu Rudeineh, menggambarkan serangan-serangan Israel sebagai "perang tanpa henti terhadap rakyat Palestina dan kapabilitas mereka."

Dia juga menuding pendudukan Israel berusaha memprovokasi kekerasan dan eskalasi dengan serangan yang berkelanjutan.

Kepala Dewan Nasional Palestina, Rawhi Fattouh, yang merupakan lembaga pengambil keputusan tertinggi di bawah Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengutuk pembunuhan dua warga Palestina sebagai "kejahatan keji" dan memperingatkan bahwa kebijakan semacam itu hanya akan memperburuk situasi, menambah ketegangan, dan ketidakstabilan di wilayah tersebut.

Di tengah ketegangan ini, kelompok Palestina yang menguasai Jalur Gaza, Hamas, telah menyerukan kepada dunia Arab dan dunia Islam untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai "perang agama" terhadap Masjid Al Aqsa, tempat paling suci ketiga bagi umat Islam.

Sebaliknya, Yahudi mengidentifikasi kompleks Masjid Al Aqsa sebagai Bukit Bait Suci (Temple Mount) karena sejarah dua kuil Yahudi yang berada di tempat tersebut pada zaman kuno.

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat lebih dari 230 warga Palestina tewas akibat tembakan Israel sejak awal tahun ini, sementara setidaknya 35 warga Israel juga tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Palestina selama periode yang sama, mencapai angka tertinggi di pihak Israel sejak tahun 2005.

Eskalasi kekerasan ini terus menjadi perhatian dunia, dengan upaya-upaya perdamaian yang tampaknya semakin sulit diwujudkan. (Cici Jusnia)

 

 

Editor : Bahana.
#Palestina #radar jogja #masjid al aqsa #jalur gaza #Perang 10 November #Israeal