RADAR JOGJA - Ketua DPRD DIY Nuryadi memberikan atensi khusus terhadap batik. Khususnya pengembangan kampung batik. Nuryadi memandang batik perlu terus dijaga. Sebab, keberadaan batik telah diakui dunia.
Terbukti, batik telah diakui UNESCO- salah satu badan PBB yang membidangi pendidikan dan kebudayaan- sebagai warisan budaya tak benda. Pengakuan UNESCO berlangsung sejak 2 Oktober 2009. “Setiap tanggal tersebut kita peringati sebagai Hari Batik Nasional,” kata Nuryadi Selasa (19/9).
Tak hanya itu, Jogja juga telah mendapatkan pengakuan dunia sebagai kota batik. Berangkat dari itu, Nuryadi mengajak upaya pengembangan batik harus diperluas. Di antaranya dengan pengembangan kampung batik istimewa. “Kampung batik istimewa bisa didukung dengan alokasi dana keistimewaan atau danais,” tegas ketua dewan.
Baca Juga: Nuryadi Persembahan Lagu, Pensiun Aji Pilih Momong Cucu
Soal pemanfaatan danais untuk pengembangan kampung batik istimewa juga disinggung Nuryadi saat menjadi pembicara dalam acara talk show acara Gelar Potensi Kampung Batik Istimewa 2023 di Taman Pintar Jogja pada Sabtu (16/9) lalu.
Nuryadi mengatakan, danais sangat terbuka dimanfaatkan masyarakat. Dia membuka pintu luas bagi masyarakat mengajukan usulan penggunaan danais untuk gelar potensi kampung batik istimewa sebagaimana sudah diadakan di Taman Pintar. “Danais itu bukan untuk anggota dewan atau pemerintah daerah. Namun sebesar-besarnya digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Nuryadi mengakui mewakili daerah pemilihan (dapil) Gunungkidul. Namun sebagai wakil rakyat, dirinya adalah wakil rakyat DIY. Dia pun siap diundang masyarakat di lima kabupaten dan kota se-DIY. Termasuk untuk mengoptimalkan danais guna mendukung pengembangan kampung batik istimewa.
Baca Juga: Nuryadi : Butuh Gerak Cepat Pemerintah Guna hadapi Pandemi Covid-19
Gelar Potensi Kampung Batik Istimewa 2023 diadakan dalam rangka memberikan panggung bagi industri kecil menengah (IKM) batik yang tersebar di kampung-kampungse-DIY. Dalam acara itu juga diadakan pameran. Selama acara pengunjung dimanjakan dengan pameran batik yang memukau. Mencerminkan keindahan dan keragaman budaya. Batik sebagai warisan budaya ditampilkan dalam berbagai karya indah yang mencerminkan keunikan setiap kampung.
Acara semakin meriah dengan penampilan yang memukau dari Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiarjo. Tarian yang ditampulkan tidak hanya menghibur. Tapi juga menggambarkan kekayaan budaya daerah. (kus)
Editor : Satria Pradika