Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kulon Progo Jadikan Kambing PE Sebagai Produk Unggulan

Hendri Utomo. • Rabu, 20 September 2023 | 23:50 WIB

 

POTENSI DAERAH: Juri melakukan penilaian terhadap kambing-kambing yang mengikuti kontes ternak kambing PE di Pasar Hewan Terpadu Pengasih, kemarin (19/9).
POTENSI DAERAH: Juri melakukan penilaian terhadap kambing-kambing yang mengikuti kontes ternak kambing PE di Pasar Hewan Terpadu Pengasih, kemarin (19/9).

RADAR JOGJA - Puluhan peternak kambing Peranakan Etawa (PE) se Kabupaten Kulon Progo ambil bagian dalam kontes ternak kambing PE di Pasar Hewan Terpadu Pengasih, kemarin (19/9). Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo bersama Fakultas Peternakan UGM.

Kepala DPP Kulon Progo Trenggono Trimulyo mengatakan, pihaknya menggandeng  Persatuan Peternak Kambing Kulon Progo (PPKKP), Kundha Kabudayan Kulon Progo, BPD, Rojokoyo Sembodo dan Paguyuban Petugas Inseminasi Buatan (PPIB) Sato Manunggal Kulon Progo. “Tujuannya untuk mendorong dan memotivasi para peternak di Kulon Progo agar lebih semangat memproduksi ternak berkualitas dan unggul,"ujarnya.

Dijelaskan, dalam kontes semacam ini akan lebih mudah menemukan bibit unggul kambing PE. Baik itu anakan maupun indukan. Kemudian dapat dikembangkan menjadi kambing berkualitas. Ke depan, kerja sama dengan Fakultas Peternakan UGM juga akan fokus mengkaji kambing PE Menoreh, sehingga Kulon Progo memiliki branding.

Kontes ternak serupa sebetulnya sudah rutin dilakukan, bahkan sudah sejak 2014. Tidak hanya menjadi ajang lomba tetapi juga berdampak peningkatan kesejahteraan peternak. “Ini salah satu apresiasi dan penghargaan kepada para peternak yang sudah mau mengembangbiakan bibit unggul," jelasnya.

Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap acara tersebut tidak hanya sekadar kontes, namun benar-benar bisa menemukan bibit-bibit unggul kambing PE asal Kulon Progo yang semakin bagus. "Jika kambing PE sudah di branding menjadi produk unggulan Kulon Progo, maka masyarakat harus mempersiapkan diri memenuhi permintaan pasar, dengan itu kapasitas dan kualitas harus terjaga," imbuhnya.

Kulon progo bisa menjadi rujukan untuk kebutuhan Kambing PE. Ketika ada yang mencari kambing PE dari daerah luar jawabannya ada di Kulon Progo. "Maka branding itu penting, kambing PE Kulon Progo harus menjadi produk unggulan, mampu menjaga kuota dan mampu mencukupi permintaan, kalau bisa begitu tentu ekonomi masyarakat meningkat," ujarnya.

Guru Besar Bidang Pemuliaan Ternak Fakultas Peternakan UGM Dyah Maharani mengatakan, tujuan utama kontes semacam ini memang sebagai wadah untuk para peternak menunjukkan usahanya, kemudian diberikan kepada mereka apresiasi atas kambing yang berkualitas. Dengan begitu, peternak tumbuh motivasi dan semangat memproduksi ternak berkualitas unggul.
Kalau kualitas meningkat, tentu saja berdampak pada kesejahteraan para peternak. Secara otomatis roda ekonomi di Kabupaten Kulon Progo juga akan meningkat. Kulon Progo menjadi salah satu sumber bibit kambing PE yang ada di Indonesia. “Jadi dampaknya jelas sangat positif di sektor ekonomi, pariwisata juga edukasi," katanya. (tom/din)

Editor : Satria Pradika
#peranakan etawa #peternak kambing #kambing peranakan etawa