Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Danau Toba Simpan Legenda Pemuda Menikah dengan Jelmaan Ikan hingga Terbentuknya Pulau Samosir

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 31 Agustus 2023 | 23:15 WIB
 
MAHAKARYA SEMESTA: Kecantikan Danau Toba.  (Pin/Hendi Syarifuddin)
MAHAKARYA SEMESTA: Kecantikan Danau Toba. (Pin/Hendi Syarifuddin)
 
 
RADAR JOGJA - Danau Toba bukan hanya dikenal keindahan dan kemegahannya saja, di balik pemandangan eksotis itu juga menyimpan legenda. Seorang pemuda menikah dengan jelmaan ikan yang sebelumnya ia tangkap. 
 
 
Begini cerita singkatnya:
 
Pada suatu hari seorang pemuda miskin bernama Toba pergi memancing ikan di sungai. Ikan itu hendak dijadikan lauk untuk mengganjal lerutnya yang sudah lapar. Lalu seekor ikan malang terkait mata pancing miliknya. 
 
Toba merasa senang dan segera membawa ikan itu pulang kerumahnya. Sesampainya di rumah, ikan tersebut diletakkan dalam baskom besar hendak dibunuh. 
 
Alangkah kagetnya  Toba, ikan tersebut menangis dan berbicara agar tidak dibunuh. Karena kasian, ia lantas mengurungkan niatnya menyantap ikan itu.  Ia pun bergegas keluar rumah untuk mencari gantinya, agar dia bisa makan.
 
Baca Juga: Wow, Google Doodle Tampilkan Kemegahan Danau Toba
 
 
Sekembalinya ke rumah pemuda itu dikagetkan dengan kemunculan gadis cantik. Serta di meja makannya juga terdapat banyak menu makanan. Toba pun segera menyantap hidangan itu.
 
Ternyata, gadis cantik itu putri dari Dewa Sungai. Merasa senang dengan kehadiran gadis ayu tersebut, Toba berniat mempersuntingnya. 
 
Gadis ayu setuju. Namun ia meminta satu syarat. Jika ingin menikah dengannya, tidak boleh memberitahukan kepada siapa pun, perihal sosok dirinya sebenarnya. 
 
Syarat itu disanggupi Toba. Mereka pun menikah. Tak lama kemudian mereka dikaruniai buah hati bernama Samosir.
 
Samosir kecil tumbuh menjadi anak-anak yang mudah lapar. Suatu ketika, Samosir diminta mengirimkan bekal untuk ayahnya di ladang. Namun dalam perjalan, karena perutnya yang keroncongan ia pun melahap habis bekal itu. Ia hanya memberikan  ayahnya rantang kosong.
 
Namun sang ayah murka, hingga melanggar sumpah serapah dengan menghardik "hey kau dasar anak ikan,".
 
Baca Juga: Danau Toba Siap Sambut Wisatawan
 
Melihat kemarahan ayahnya, Samosir pun menangis dan berlari pulang. Lalu Samosir mengadu pada ibunya. Ia menceritakan semua hal yang terjadi sehingga membuat ayahnya marah dan menyebutnya sebagai anak ikan.
 
Mendengar hal itu, sang ibu menyadari dirinya akan kembali menjadi wujud aslinya. Sebelum berubah menjadi ikan dia sempat meminta Samosir agar pergi kebukit karena badai segera datang dan menenggelamkan gubuk pemuda miskin, Toba itu. Hingga terciptalah Danau Toba dan Pulau Samosir yang terkenal di Sumatera Utara itu.
 
Kini Danau Toba menjadi destinasi wisata populer. Bahkan, tiga tahun lalu, Danau Toba memperoleh penghargaan dengan terdaftar dalam UNESCO Global Geopark. Yang kini diperingati Google Doodle, dengan menampilkan tema Keindahan Danau Toba. (mel) 
 
Baca Juga: Dari Danau Tondano, Mampir Jogja, Berakhir di Danau Toba
Editor : Meitika Candra Lantiva
#legenda #Toba #pulau samosir #samosir #sumatera utara #danau toba #danau indah di indonesia #cerita rakyat #legenda danau toba