RADAR JOGJA - Koleksi British Museum yang berada di London , Inggris hilang dicuri. Antara lain, perhiasan emas, permata semi mulia dan barang antik peninggalan abad ke-15 sebelum masehi.
Namun ditengah penyelidikan, Hartwig Fischer justru mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur British Museum. Pengunduran diri ini dilakukan Jumat (25/8/2023).
Pria yang akrab dipanggil Fischer itu menilai, pihak British Museum tidak merespon secara komprehensif atas masalah tersebut. Menurutnya, tanggung jawab atas kesalahan pencurian pada akhirnya diserahkan padanya.
"Terbukti bahwa British Museum tidak merespons secara komprehensif sebagaimana mestinya dalam menanggapi peringatan tahun 2021, dan terhadap masalah yang kini telah muncul sepenuhnya," kata Fischer dalam sebuah pernyataan dikutip dari Al Jazeera pada Minggu (27/8/2023).
"Tanggung jawab atas kesalahan pencurian pada akhirnya harus berada di tangan direktur museum," imbuhnya.
Pihak museum pun lebih dulu mengambil langkah pemecatan seorang anggota staf dan mengatakan bakal ada tindakan hukum yang akan diambil terhadap pegawai tersebut.
Pencurian di museum itu dalam penanganan Kepolisian Metropolitan London. Namun demikian, pihak museum telah memerintahkan peninjauan independen terhadap keamanan serta program yang intens untuk memulihkan barang-barang yang hilang. Dikutip dari Reuters, British Museum memiliki usia bangunan lebih dari 264 tahun.
Museum ini memiliki koleksi permanen lebih dari 8 juta benda, salah satu koleksi dengan jumlah terbesar dan terlengkap di dunia. Koleksinya pun berasal dari seluruh belahan dunia dar tempo lalu hingga masa kini.
Namun dibalik keistimewaannya itu, museum ini juga memiliki kontroversi karena mereka menolak kritikan dari komunitas di seluruh dunia untuk mengembalikan barang bersejarah yang diperoleh selama era kerajaan Inggris berkuasa.
Perselisihan yang paling sengit terkait Perunggu Benin dari Afrika barat dan ukiran marmer dari Parthenon di Yunani.
British Museum merupakan salah satu destinasi utama di London yang banyak difavoritkan turis.
Pengunduran diri Direktur utama British Museum, Hartwig Fischer itu sebagai permintaan maaf kepala pelapor yang merupakan sejarawan dan pedagang seni Inggris-Demark, Ittai Gradel.
Kecurigaan Gradel, barang-barang yang dicuri di British Museum kemungkinan besar dijual lagi di situs belanja, eBay.
Editor : Meitika Candra Lantiva