Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Karnaval Budaya Bikin Takjub, Arus Lalin Jogja-Magelang Tersendat

Naila Nihayah • Senin, 21 Agustus 2023 | 21:49 WIB
ATRAKTIF: Para peserta karnaval budaya Kecamatan Muntilan tampak bersemangat meskipun cuaca sedang terik Senin (22/8). (Naila Nihayah/Radar Jogja)
ATRAKTIF: Para peserta karnaval budaya Kecamatan Muntilan tampak bersemangat meskipun cuaca sedang terik Senin (22/8). (Naila Nihayah/Radar Jogja)

 

MUNGKID - Pagelaran karnaval budaya untuk memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di Muntilan mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Jogja-Magelang sempat tersendat. Sepanjang Jalan Pemuda, Muntilan, pengguna jalan harus berbagi dengan para peserta karnaval.

Arus lalu lintas dari arah Jogja, terutama mulai traffic light Gulon, Salam , berjalan lambat. Untuk rekayasa arus lalu lintas mulai diberlakukan dari kawasan PO Ramayana. Kendaraan roda empat, khususnya mobil pribadi, dilaihkan belok ke kiri menuju Gunungpring, Muntilan. Hingga keluar di Jembatan Pabelan.

Sedangkan untuk truk maupun bus terus melintas di Jalan Pemuda memakai separo jalan. Sementara itu, ribuan warga rela berdiri di sepanjang jalan menanti rombongan kirab. Anak-anak hingga dewasa turut serta dalam rangkaian karnaval budaya.

"Saya perjalanan dari Jogja sampai Salam lancar. Begitu masuk kawasan traffic light Gulon, jalanan mulai tersendat. Terus semakin maju jalan macet," kata salah satu warga Wahyu, 22, Senin (21/8).

Wahyu yang mengendarai sepeda motor mengaku takjub dengan terselenggaranya karnaval tersebut. "Saya salut. Ini karnaval setingkat kecamatan, tapi ramai sekali dan keren. Setiap rombongan memiliki ide kreatif yang berbeda-beda," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Muntilan Didik Suswanto E.P. menyebut, jumlah peserta karnaval hari ada 79. Mereka terdiri dari sekolah, desa, dan instansi terkait di wilayah Kecamatan Muntilan. Urutan pertama diisi oleh pembawa bendera Merah-Putih dari para paskibra.

Kemudian, barisan selanjutnya diisi oleh para perangkat desa, PPK, dan panwascam. Barulah diisi para peserta karnaval dari berbagai elemen. Untuk jarak tempuh, kata dia, sejauh 2,4 kilometer. Dia melihat, para peserta antusias mengikuti rangkaian karnaval.

Dia memperkirakan, karnaval ini akan berlangsung hingga sore hari. Mengingat jumlah rombongan terlampau banyak. "Perkiraan kami pukul 15.00 baru selesai. Ini karena antusias masyarakat setelah pandemi. Karena selama itu, tidak ada karnaval," tuturnya. (aya)

Editor : Amin Surachmad
#karnaval budaya #HUT ke-78 Kemerdekaan RI